Try to forgive you// JUMP Fanfict/ Yuto

Author: Astia Kishimoto

Title: Try to Forgive you

Rate: T

Genre: Romance, Drama, Friendship

Disclamair: semua chara milik Tuhan YME. Aku Cuma pinjem castnya, dan tentunya Jump punya JE. Ryuu punya ku *plakk  dan ff ini tentu pemikiran milik saya, yang ngawur

Summary: Seorang gadis manis dan terpandang bernama Akira Yoichi yang ternyata adalah seorang stalker . gadis itu selalu mengikuti gerak gerik seorang Nakajima Yuto, yang meruupakan member dari sebuah boyband ternama. Tapi sungguh di sayangkan, Yuto sangat membenci keberadaan gadis ini. Yang sebenarnya adalah teman masa kecil yang sangat berharga. Akankah Akira meluluhkan hati Yuto, dan mendapatkannya? Lets Read

Cast: Nakajima Yuto >< Akira Yoichi

And other cast and that JUMP member

a/n: entah kenapa saya jadi ngebet sama Yuto, akhirnya buat yang beginian. Mungkin kesananya ada slight umichii. Soalnya lgi ngjleb soal RP umika ‘_’)? Dan ini cerita  kejadian hanya di dunia RP. Dan baru nyadar soal ini . 😥

Kalo ceritanya jelek, kaga aku lanjut kok. So keep Slow.. ._.v

Warning: TYPO, OOC, ALUR CEPET AMAT (?), ABAL, DLL

Happy Reading……….

.

.

“Kemana lagi dia?? Cepat sekali menghilang” Seorang gadis manis, yang kini tengah bersembunyi di balik pintu kecoklatan yang besar itu menggerutu kesal.

“Padahal aku hanya ingin kau seperti dulu Yuto-kun” Gadis itu menghempaskan tubuh  mungilnya pada dinding tempat Ia bersembunyi, yang tentunya di tutupi oleh pintu besar.

“Bisakah itu terjadi lagi??” gadis itu terus bergumam pelan, dan mulai melangkahkan kaki meninggalkan tempat itu, dan mulai kembali ke kelasnya. Tentu saja karna bel sekolahnya berbunyi.

.

.

.

“istirahat tadi kau kemana, Akira-chan??” Seorang gadis berambut ikal, kini menatap gadis manis-Akira yang baru saja menghempaskan tubuhnya kesebuah kursi di sampingnya.

“…..”

“Kau mencari dan menguntit Yuto-kun lagi??” Akira hanya mengangguk, mengiyakan jawaban temannya ini- Suzuka.

“sampai kapan kau akan mengejarnya?? Dia sama sekali tak ingin dekat denganmu Akira-chan. Seharusnya kau menjauhinya”

“Aku tak bisa menjauhinya, karna aku berjanji akan mengembalikannya seperti dulu” Akira bergumam pelan, walaupun sebenarnya Ia sendiri kurang yakin dengan ucapannya.

“Terserah kau saja, yang jelas aku sudah memperingatkanmu” Akira hanya mengangguk mengiyakan, dan kembali fokus pada sensei yang baru saja memasuki kelasnya.

 

*FlashBack*

“Kyaaa,, Yuto-kun,, Kakkoii… Daisuki,,, Kyaaaa” Teriakan dari beberapa fans, menggema keseluruh tempat ini. Bahkan terdengar sangat keras.

“Yama-Kun,, Ryuu-kunn,, Kyaaaaa” Teriakan yang berbeda-beda terdengar, ketika satu persatu pemuda yang sangat tampan dan di idolakan keluar dari sebuah acara talk show terkenal. Dan mulai memasuki mobil untuk kembali ke Dorm mereka. Tapi sayang semua fangirl yang teramat sangat fanatik menghambat perjalanan  sang Idola untuk masuk ke dalam mobil mereka.

Shitt,, mereka semua menghalangiku” Batin pemuda jangkung nan tampan, ketika teriakan fangirl yang meneriaki namanya semakin menerobos untuk mendekati pemuda ini- Yuto Nakajima.

“Yuto,, Daisukii.. jangan membenciku” Teriak keras seorang fangirl, yang kini sudah menghadang Yuto. Yuto hanya memandang sengit, gadis yang tengah berdiri di hadapannya.

“gomenasai, aku mohon maafkan aku” gadis ini terus memandang Yuto dengan mata foxy nya, yang membuat siapapun luluh dibuatnya.

Akira, aku sangat membencimu’ Pemuda bernama Yuto ini, tersenyum paksa. Bagaimanapun Ia tetap harus menjaga image-nya sebagai seorang Idol.

“Ne, Ikut aku” Dengan suara yang sangat pelan, Yuto segera menarik tangan gadis itu- Akira menjauh dari kerumunan para fans, yang membuat semua fangirl teriak histeris.

“siapa gadis itu Yama-chan??” pemuda berawakan pendek namun imut ini bertanya pada Yamada, yang kebetulan ada di sampingnya.

“Aku tak tahu, mungkin Yuto punya masalah dengan gadis itu. Tapi aku rasa aku pernah melihat gadis itu. Dia satu sekolah dengan kita” Yamada berseru sangat keras ketika Ia dan Chinen sudah memasuki mobilnya. Melewati beberapa fangirl yang hampir menghadangnya.

“Kau benar, kalau tak salah dia Akira Yoichi kan?? Anak dari pemilik saham terbesar Horikoshi” Yamada hanya mengangguk mengiyakan.

“Aku tak menyangka dia senekat ini. Padahal kalau tak salah gadis itu, sangat berharga bagi Yuto”

.

.

.

“Apa yang kau lakukan di sini, Akira?” Yuto menghempaskan tangan mungil gadis itu-Akira kasar.

“Gomenasai, hikss, gomen ne Yuto-kun” Akira terisak pelan ketika Yuto membentaknya keras.

“kenapa kau terus menggangguku? Kau tahu kan, aku sangat membencimu. Seharusnya kau sadar itu. Untuk apa kau membahayakn dirimu, di kerumunan fans itu?” Yuto terus menatap Akira geram. Jujur, mungkin itu hanya sebuah kedok dari seorang Nakajima.

“Gomen, bisakah kau memaafkanku? Dan kita mulai semuanya seperti dulu. Aku hanya merindukan saat dimana kita bersama Yuto” Akira kini sudah tak menangis lagi. Gadis itu, mencoba terlihat kuat dimata Yuto.

“tidak, kau tahu kalau aku sangat membencimu” Yuto melepas kontak matanya dari Akira, dan mulai berbalik menjauh dari gadis itu.

*Greepp*

Sepasang lengan mungil, melingkar di pinggang yuto. Sangat erat, semacam tak ingin melepasnya.

“maaf, jangan seperti ini padaku. Kau membuat semuanya menyakitkan” Akira mengeratkan pelukannya,pada Yuto.

“Tidak, aku tidak akan memaafkanmu” Tegas Yuto dingin.

“Hikss,, Hiks,, Ku mohon,, hikss ja-jangan menjauh dari ku”

“Tidak, dan lepaskan aku. Karena kau sangat mengganguku. Dan ingat jangan pernah menguntit ku di sekolah lagi” Yuto kembali menghempaskan lengan Akira, dan menjauh dari gadis itu, yang kini jatuh terduduk terisak.

*Flashback off*

Akira tersenyum miris, ketika mengingat kejadian itu. Tak ada niat sekalipun untuk, menyerah. Walaupun sangat sesak, tapi Ia akan terus berusaha  mengubah semuanya.

“Yuto-kun,, aku akan terus berjuang dengan caraku sendiri”

#############################

“Kau akan kemana setelah pulang ini, jangan bilang kau akan menguntit Yuto lagi” Suzuka mencibir pelan, melihat temannya- Akira kini tersenyum tak jelas.

“Tidak, aku akan ke perpustakaan untuk mengembalikan buku ini” Akira menunjukan sebuah buku bertuliskan ‘Math systematic’. *demi apa ngarang*

“Ne, wakatta. Kalau begitu aku duluan. Jyane” suzuka melambaikan tangannya, dan menjauh dari Akira yang masih merapikan bukunya.

.

.

Akira berjalan pelan, meneulusri koridor sekolahnya yang terbilang sangat luas. Dengan buku yang ada di tangannya. Sesekali melirik jam yang melingkar di pergelangan tangannya.

“Kusoo,, aku bisa telat les piano hari ini” Akira mempercepat langkahnya, tak menghiraukan beberapa orang yang memandangnya aneh.

*brukk*

Gadis ini terjatuh dengan sangat tidak elit, dan jangan lupakan buku yang Ia pegang berserakan kemana-mana.

“Kusoo, tak bisakah kau melihat? Lihat buku ku jatuh semua, dan itu salah mu” Akira merapikan buku yang berserakan, dan beberapa hasil ulangan yang Ia peroleh.

“Kau yang tak memperhatikan jalanmu”

*Deg

Deg

‘Suara ini, jangan-jangan’ Akira dengan gugup mendongkakkan kepalanya, melihat orang yang tengah menabrkanya.

“Yu-Yuto-kun??”

“Ne, perhatikan jalanmu. Kau seperti orang bodoh. Apa di pikiranmu hanya ada aku? Dan kau sampai terburu-buru menngembalikan semua buku ini. Dan kembali menguntitku??” Akira hanya terdiam membatu mendengar ucapan dari Yuto.

“…………”

“Kenapa kau diam? Apa ucapanku benar?” sungguh, Akira sudah tak dapat membendung Air matanya lagi, dan benar Air matanya sudah membasahi pipinya. Mungkinkah kesabarannya akan habis??

“kau sangat menyebalkan, sudah cukup kau terus menghinaku. Aku sudah lelah Yuto-kun. Gomen ne, aku menyerah. Selamat tinggal” Akira mengusap air matanya, yang sudah membasahi pipinya. Dan menjauh dari Yuto yang diam mematung, mendengar perkataan Akira.

Sungguh, entah kenapa kini hati pemuda ini terasa sangat sesak, ingin sekali ia menggenggam tangan mungil itu, membawanya dalam dekapan hangatnya. Tapi sayang, egonya membuatnya bertahan.

Menyesalkah? Mungkin sudah terlambat untukmu Yuto.

 

Fin ato Tbc–??  –“

RCL please

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s