SPOURT REMAKE/ KYUMIN VER

Author: Astia Kishimoto
Title: Sprout Remake KYUMIN VER
Rate: T
Genre: romance, friendship
Disclamair: KyuMin belong to God, and this fict is mine, and inspiration is manga or dorama ‘SPROUT’
Summary: Lee Sungmin yang sangat mempercayai cinta pertamanya. Orang yang menolongnya pertama kali, Ia berharap menemukan orang yang menemukannya. Appa Sungmin menyewakan kamar kosong yang ada dirumahnya pada 3 orang namja Kyuhyun, Ren, dan Minhyun. Akankah Sungmin menemukan cinta pertamanya itu? Atau berpaling pada namja yang menciumnya-Yesung. RnR please, FF KYUMIN// YEMIN//KYUWOOK//MINHYUNREN/YEWOOK YAOI
Pair : Kyuhyun Sungmin
Slight : KYUWOOK
YeMin
YEWOOK
A/N: FF ini remake dari dorama berjudul ‘Spourt’ karena saya suka ama ceritanya, jadi aku buat deh versi Kyumin nya. Dan jadilah fict ini.
Dont Like dont Read, DONT FLAME
Happy Reading
KyuMin Is Real
.
.
.
“A-ppo,, Ah,, aku tak bisa berdiri” Seorang namja manis, kini tengah terduduk di depan gerbang sekolahnnya. Namja berpenampilan manis ini, kini tengah menyembunyikan wajah manisnya di antara lututnya yang Ia tekuk. Terlihat sangat jelas celana panjang yang merupakan seragamnya itu, sobek akibat terjatuh. Kini lututnyalah yang menjadi korbannya.
“A-appo, sakit sekali. Padahal hari ini adalah upacara pembukan di sekolah ini. Menyebalkan” namja manis ini terus bergumam kesal, sesekali merutuki nasibnya yang buruk.
“A-Appo, sepertinya juga terkilir. Aish,, seseorang tolong aku” masih menyembunyikan wajah manisnya, diantara lututnya itu. Kini kesadarannya sedikit demi sedikit mulai berkurang. Pandangannya sedikit buram.
“Ah,, kepalaku” namja manis ini meringis kesakitan, kepalanya benar-benar pusing.
Tanpa Ia sadari, kini ada mata onyx yang menatapnya khawatir.
“gwaenchana??” Suara seorang namja, terdengar sangat jelas. Membuat namja manis ini, membuka matanya untuk melihat siapa yang mengajaknya berbicara ini. Tapi sayang, pandangannya terlihat buram. Ia hanya bisa melihat seorang namja kini mengulurkan tangannya. Dengan sedikit ragu, namja manis ini menggenggam tangan namja yang kini tengah menolongnya.
‘Genggaman tangannya hangat, mungkinkah Ia cinta pertamau? Takdirku ?’
“kau sakit, aku akan mengantarmu ke UKS” Namja itu dengan segera mengangkat namja manis itu ala bridal style. Membopongya ke UKS, supaya mendapatkan perawatan yang cukup.
.
.
.
“Bagaimana keadaannya? Apa baik-baik saja??” Namja itu bertanya pada seorang perawat UKS, yang telah memeriksa keadaan namja berwajah manis itu.
“Ya, dia baik-baik saja. Kau bisa kembali ke upacara pembukaan di Aula” perawat itu, tersenyum lembut.
“Ne, Gomapshimnida” namja itu membungkukan badannya, dan mulai meninggalkan ruang UKS itu, sambil melirik namja manis yang kini tengah berbaring tak berdaya di UKS.
.
.
.
“Minnie Hyung, apa kau masih memkirkan cinta pertama mu itu??? Bahkan kau tak tau siapa dia, dan wajahnya seperti apa” suara seorang namja yang cukup manis itu yang membawa tumpukan buku, membuyarkan namja manis yang tengah melamun sambil berjalan di sampingnya itu.
“Tentu saja, Hyukkie. Aku percaya pada cinta pertama ku, yang waktu itu menolongku. Aku yakin dia adalah takdirku, dan aku akan menemukannya” Namja yang dipanggil Minnie itu- atau sebut saja Sungmin kini tersenyum bangga, ketika mengingat seseorang yang tengah menolongnya.
“Terserah kau saja lah. Ah, aku sampai lupa. Aku harus mengantarkan buku ini ruang guru. Kau duluan saja, ke kelas” Hyukie pun tampa menndengarkan jawaban dari Sungmin, langsung berlari meninggalkan Sungmin yang memanggilnya.
“Ya !! Hyukiiee,,,” Sungmin berdecak sebal, ketika Hyuk langsung meninggalkannya. Dengan terpaksa Sungmin pun melanjutkan perjalanannya menuju kelas. Sesekali mata foxynya itu melirik kesana kemari untuk mencari pemandangan. Dan bingo, Ia mendapatkan pemandangan yang menarik.

Kim Jong Woon, seorang namja playboy yang selalu mengencani banyak yeoja ataupun namja, kini tengah berciuman mesra dengan seorang namja yang lebih pendek darinya. Jika sungmin ingat, namja yang mencium Joong Woon itu- ah panggil saja Yesung. Yang menciumnya adalah Key. Ingatlah Key seorang namja, yang pintar juga kaya kini tengah nekad mencium Yesung di koridor Sekolah. Memang, koridor ini sepi karena masih ada yang belajar. Terkecuali namja manis bernama Sungmin ini, yang masih membelalakan matanya. Melihat seseorang yang tengah berciuman. Jujur saja, Ia baru pertama kali melihat secara LIVE yang seperti itu. Mata foxy itu terus saja menatap pemandangan cukup mengotori mata nya (?).
‘Aigoo,, apa itu yang dimanakan berciuman??’
Pandangan mata foxy Sungmin masih berfokus kearah Yesung. Dan kini yesung menatap tajam Sungmin, walaupun bibirnya dengan Key masih bertautan.
‘Gawat, dia melihatku. Sepertinya aku harus pergi’
Merasa tertangkap basah, akhirnya Sungmin berlari tergesa-gesa. Meninggalkan Yesung yang masih mencium Key di koridor itu. Sungmin terus berjalan, tanpa melihat yang ada di depan sampai-,
*Bruk*
“A-Appo” Sungmin jatuh terduduk dengan tidak elitnya. Mengusap lutunya yang terasa nyeri.
“Gwaenchana??” suara yang terdengar asing itu, membuat Sungmin mendongkakkan kepalanya.
“ah, ne gwaenchana” Sungmin pun segera berdiri, dan membersihkan seragamnya yang kotor.
“Kau Lee Sungmin??” Namja berperawakan jangkung, yang tadi menabrak Sungmin ini bertanya penuh selidik.
“ne, aku Lee Sungmin” Sungmin tersenyum kaku, entahlah IA merasa sangat canggung.
“Aku Cho Kyuhyun. Aku akan tinggal di rumahmu beberapa hari kedepan. Mohon bantuannya” Namja jangkung itu-Cho Kyuhyun membungkukan badannya dan sedikit menyunggingkan senyumannya,
“Eh? MWO???????????”

.
.
.
“Appa, apa maksudmu akan menyewakan beberapa kamar di rumah ini?” Sungmin berteriak cukup keras, dengan raut wajah yang di tekuk. Tentu saja, sangat menyebalkan jika tiba-tiba harus membagi rumahmu dengan oranglain.
“Mianhae, minnie. Sebenarnya Appa terpaksa melakukan ini. Kau tahu? Rumah ini cukup besar, dan banyak sekali kamar kosong. Maka dari itu, Appa menyewakan kamar itu” Yunho- Appa Sungmin tersenyum melihat putranya yang kini kesal.
“Aku tidak setuju, Eomma ayolah. Jangan menyewekana rumah ini, jebal” Sungmin melirik Eommanya- Jaejoong yang kini masih berkutat di dapur.
“Keputusan ada di Appa mu, Minnie” Jaejoong menyahut pertanyaan putranya, dan tetap berkutat di dapur.
“Mianhae, Minnie. Ini sudah keputusan Appa. Tak apa kan menyewakan rumah ini, uangnya juga bisa kita simpan untuk nanti kau masuk universitas Minnie. Maka dari kau harus setuju”
“Tapi Appa, kau tahukan kita hanya mempunyai satu kamar mandi? Aku tidak mau membaginya bersama mereka”
“cobalah, Minnie. Kau belum mencobanya kan? Keputusan Appa sudah bulat, chagi” Yunho menatap putranya tajam.
“Appa, kau menyebalkan” Sungmin pun beranjak dari duduknya, dan mulai meninggalkan Yunho beserta jaejoong.
‘Aku tidak mau membagi rumahku’
.
.
.
*Ting Tong*
Suara bel rumah terdengar menggema di rumah yang cukup megah ini.
“Minnie, buka kan pintunya. Mungkin iitu, adalah orang-orang yang menyewa kamar” suara nyaring Jaejoong terdengar keras, yang membuat Sungmin dengan terpaksa menuruti permintaanya.
“Ne, tunggu sebentar” sungmin pun segera melesat ke ruang tamu, dan membuka pintu.
*Ceklek*
“Annyeong” Seorang namja tampan yang diketahui bernama Kyuhyun kini sudah berdiri di depan pintu Rumahnya. Bersama seorang namja yang cukup Sungmin kenali kemaarin- Kim Joong Woon.
“Hm,, annyeong” sapa sungmin sekenanya.
“baiklah, mohon bantuannya Sungmin-shii. Dan perkenalkan dia Kim Joong Woon, atau kau bisa memanggilnya Yesung. Dia adalah sahabatku, yang membantuku kali ini” Sungmin pun hanya bisa mengangguk mendengar penuturan Kyuhyun.
“Kyuhyun-ssii, Eomma ku bilang kamarmu ada di lantai dua, paling pojok” sungmin menunjukan kamar Kyuhyun, yang ternyata bersebelahan dengan kamarnya.
“Ne, dan kau bisa memangilku Kyu. Jangan seformal itu”
“baiklah” sungmin kembali tersenyum, ketika melihat Kyuhyun. Entahlah jantungnya kini berpacu lebih cepat dari biasanya.
*Brukkk*
“eh?” sontak sungmin, Kyuhyun, Yesung mengalihkan pandangannya ke arah suara benda terjatuh.
“eh? Nuguya??” sungmin bertanya dengan ragu, ketika ada seorang namja yang cukup cantik, bahkan sangat cantik kini terjatuh tepat di depan pintu rumahnya.
Sontak namja itu pun berdiri, dan menatap Sungmin.
“Aku Cho Minki, panggil saja Ren. Aku menyewa sebuah kamar di rumah ini. Mohon bantuannya” namja berparas cantik itu membungkukkan badannya.
“Ah ne, Mohon bantuannya” seru Kyuhyun dengan cepat. Tentu saja Ia harus akrab dengan semua penghuni rumah di sini.
“Annyeong” Kini ke 4 orang namja tadi kembali beralih pada sebuah suara yang ada di depan mereka.
“Nuguya??” Sungmin kembali bertanya pada seorang namja yang kali ini terlihat tampan juga tampang inocentnya.
“Aku Minhyun, senang berkenal dengan kalian semua. Aku juga menyewa kamar di rumah ini. Mohon bantuannya” namja bernama Minhyun itu, membungkukkan badannya dan tersenyum kepada semua orang yang ada di sana.
“ne,,,,” Kyuhyun, Yesung, Ren pun serentak menjawab. Terkecuali Sungmin yang menengkuk wajahnya.
‘Apa harus aku membagi rumahku dengan ketiga namja ini? Menyebalkan. Untung saja, namja bernama Yesung itu tidak ikut numpang di rumahku. Pasti akan menakutkan’

T.B.C
Untuk kelancaran fic ini mohon REVIEW nya dengan sangat.

Advertisements

2 thoughts on “SPOURT REMAKE/ KYUMIN VER

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s