Ghost of Chanyeol| BaekYeol FF| Yaoi

Ghost of Chanyeol

T/T+/M

Romance, Fantasy, Suspense

Chanyeol yang patah hati karena Ia di tolak yeoja pujaannya. Akhirnya tanpa ia sadari, ia tertabrak mobil. Menyebabkan semua orang tak dapat melihantnya. Kecuali Baekhyun yang mempunyai perasaan khusus padanya. Akankah Chanyeol kembali hidup lagi

Warning: Typos, OOC, abal, dll

a/n: Terinspirasi dari komik bishojou,. Tapi saya lupa judulnya apa. Dan ini adalah repost ulang dari FF sebelumnya, yang sudah di rombak ^^

Park Chanyeol X Byun Baekhyun

Oh Sehun X Xi Luhan

EnJOY!

Happy Reading ^^

oOo

Seorang namja berperawakan mungil itu menatap miris pemandangan yang ada di hadapannya. Bagaimana Ia tidak menatap nanar pemandangan itu? Pemuda yang sudah Ia sukai sejak setahun lalu itu tengah berpelukan dengan seorang yeoja tercantik di sekolahnya. Pupus sudah harapan Byun Baekhyun. Padahal Ia sangat berharap jika Park Chanyeol itu Gay sepertinya. Tapi Tuhan tidak mengizinkannya. Pemuda yang di sukainya itu normal. Tidak sepertinya.

“Hwuahh,, kenapa sulit sekali membuatnya menyukaiku?” Baekhyu hanya bisa menghela nafas pelan. Jujur saja, perasaannya sudah hancur sekarang. Ia sangat yakin jika Chanyeol dan yeoja itu berpacaran sekarang.

“Huh,, Yeolie,, apa kau benar-benar menyukai yeoja itu?” Namja berperawakan imut itu mengerucutkan bibirnya kesal, dan mulai meninggalkan tempat itu. Berharap Ia tidak melihat kembali kelanjutan kemesraan itu. Sudah, hatinya sudah sakit hati melihat pemandangan di depannya.

oOo

“Kyaaa,, Chanyeol-ah, kau tahu? Aku di terima olehnya. Kini aku sudah menjadi yeojachingu Jonghyun Oppa. Ah,,aku senang sekali” seorang yeoja yang terlihat cantik itu- Eunji, memeluk leher Chanyeol erat. Melampiaskan kesenangan yang membuncah dihatinya. Tentu saja, impiannya tersampaikan. Pemuda yang di sukainya, ternyata menyukainya juga.

Sementara Chanyeol, hanya bisa tersenyum miris mendengarnya. Ini sungguh menyakitkan untuknya. Demi apapun Ia sangat menyukai yeoja ini. Tapi sepertinya harapannya sia-sia. Hatinya hancur sekarang. Sudah tidak ada harapan baginya untuk memiliki Eunji.

“Selamat, Eunji-ah.” Chanyeol mencoba tersenyum sebisa mungkin pada Eunji. Menyembunyikan kesedihannya.

 

“Ne, oppa. Gomawo, kalau begitu aku duluan ne! Jongie Oppa sudah menungguku.” Eunji melepaskan pelukannya. Melambaikan tangannya sebelum menjauh dari pandangan Chanyeol.

 

“Mungkin aku sudah terlambat. Seharusnya aku menyatakan perasaanku sejak awal.” gumam Chanyeol pelan, ketika melihat Eunji sudah mulai menghilang dari pandangannya. Sia-sia Chanyeol berharap pada keajaiban. Dewi Fortuna bahkan sama sekali tidak memihak dirinya.

oOo

Kini langit malam Kota Seoul di hiasi oleh bintang dan bulan, yang terlihat sangat indah. Semua orang berbondong-bondong untuk pulang ke rumah. Rasa lelah membuat semua orang ingin segera sampai ke rumah mereka. Begitu juga dengan namja tampan ini yang tengah melajukan sepedanya di tengah jalan. ia ingin segera pulang, dan tertidur di kamar hangatnya. Berharap rasa sakitnya akan menghilang keesokan harinya jika Ia tertidur. Chanyeol Menyusuri jalanan yang memang ramai oleh kendaraan. Chanyeol menuntun sepedanya dengan pandangan kosongnya. Melamun ketika mengingat kembali bahwa Ia tengah mengalami patah hati. Sampai Ia sendiri tak menyadari bahwa lampu hijau masih menyala. Chanyeol bahkan terus menuntun sepedanya tanpa menyadari sebuah mobil Honda civic merah yang melaju ke arahnya. Dan -,

 

Brakk

 

Sepeda Chanyeol terhempas begitu saja, tak lupa dengan tubuh Chanyeol yang ikut terpental akibat hantaman mobil itu. Hataman itu cukup keras. Semua orang yang melihat kejadian itu bahkan, refleks menjerit karena kaget. Berlari kearah korban, yang sekarang tampak jauh dari kata baik.

 

Darah berwarna merah pekat itu, kini sudah mengalir membasahi wajahnya. Kini wajah tampan itu terlihat menyeramkan karena darah. Luka memar juga terlihat di bagian tubuhnya. Tubuh Chanyeol benar-benar terlihat rusak oleh luka. Semua orang yang melihat kejadian itu, langsung mengerumuni Chanyeol yang tengah berbaring tak berdaya. Mencoba menolongnya dengan memanggil ambulan.

 

“Eh? Kenapa aku berbaring di sana? Hey ! aku baik-baik saja. Lihat aku disini!” Chanyeol kini sudah berubah menjadi sedikit lebih ringan ini menatap Chanyeol yang mungkin merupakan jasadnya yang tengah terbaring lemah di jalanan itu. Mengernyit heran, saat melihat tubuhnya tergeletak penuh darah. Itu bukan dirinya kan? Dirinya ini baik-baik saja!

 

“Aishh,, aku baik-baik saja. Hey ! aku mau di bawa kemana?” Chanyeol berteriak kencang melihat tubuhnya yang mulai di bawa oleh petugas berpakaian putih itu. Tapi sayang, tak ada satupun yang menggubris ucapannya. Chanyeol mencoba menggapai bahu seseorang. Ia berniat untuk bertanya. Tapi nihil, tangannya tembus. Tangannya transparan. Ia tidak dapat menyentuh apapapun.

 

“Kenapa aku tidak bisa menyentuhnya. Seperti menyentuh angin saja. Mungkinkah aku sudah mati?” Chanyeol terus berusaha menyentuh seorang yeoja yang tengah ada didekatnya. Tapi sayang, sentuhannya tak terasa oleh yeoja itu. Semua orang yang ada di sana, sudah Chanyeol sentuh. Bahkan Chanyeol sudah berteriak tak menentu saat ini.

 

Chanyeol putus asa. Ia lelah, karena ucapannya sama sekali tidak di gubris oleh semua orang yang sudah Ia coba tanya. Akhirnya dengan langkah gontai. Ia mulai mengitari jalanan itu. Berharap akan ada seseorang yang bisa menolongnya, dan dapat melihatnya. Sampai telinganya mendengar suara orang berteriak kencang, meminta tolong.

 

“Ya !! lepaskan aku !! Tolong,, siapapun tolong aku!” Suara teriakan namja terdengar sangat jelas di telinga Chanyeol. Dengan cepat Chanyeol segera menuju ke arah suara itu berasal.

 

“Tolong aku, Ya lepaskan tangan kotormu itu dari tubuhku!!” Namja itu terus berteriak histeris. Mencoba melawan kedua namja yang berbadan kekar yang tengah mencengkram lengannya. Menarik tubuh namja mungil itu agar semakin merapat ke arahnya. Sang pria yang memegangi Baekhyun memegangi tubuhnya erat agar tidak berontak. Sementara pria satunya lagi menggerayangi tubuh Baekhyun. Berharap namja manis ini mempunyai uang.

 

“Hey !! serahkan uangmu.” Namja yang berwajah sangar itu mengeratkan cengkramannya. Ia mencengkram dagu Baekhyun erat. Baekhyun meringis kesakitan, akibat cengkraman itu.

 

“Aku tak punya uang. Lepaskan aku,” Lirih Baekhyun pelan. Entahlah ia sudah pasrah sekarang. kekuatannya tidak seimbang dengan kedua pria yang ada di hadapannya. Tanpa sengaja, matanya melihat ke arah sosok yang sangat di kenalnya. Baekhyun tau siapa dia. Oh, Tuhan memang sangat baik padanya.

“Hey kau !! Chanyeol-shii,, tolong aku!” Baekhyun terus berteriak, ketika melihat Chanyeol yang kini sudah berada di dekatnya. Mengernyit heran, ketika melihat Chanyeol hanya terdiam menatapnya. “Tolong Chanyeol-ah!!” dan teriakan kedua Baekhyun membuat Chanyeol tersenyum senang. Ternyata ada juga yang menyadari keberdaannya. Baekhyun bisa melihatnya sekarang.

“Lepaskan dia.” Chanyeol dengan cepat memukul wajah namja yang menggerayangi tubuh Baekhyun, hingga terpental jauh. Ah,, bahkan kini terlihat ada kilatan listrik ketika Chanyeol memukul wajahnya. Sampai namja itu terbaring tak berdaya. Sementara namja yang memegangi Baekhyun, mengernyit heran melihat temannya yang terjatuh tanpa sebab.

“Giliranmu,” Tersenyum licik, sebelum Chanyeol menarik Baekhyun sehingga namja mungil itu berada di pelukannya. Dan dengan cekatan, Chanyeol kembali memukul namja yang tadi memegang Baekhyun. Darah segar terlihat di sudut bibir namja itu.

 

“Aww,, sakit. Siapa yang memukul ku? Aishh,, kau menakutkan. Jangan-jangan temanmu hantu?” Namja beringas itu menyeka darahnya. Sungguh tak ada yang memukulnya tadi. Tapi sangat jelas terasa ada yang memukulnya saat ini. Padahal namja berwajah imut yang tengah di todong olehnya tak melakukan apapun. Bahkan sekarang namja manis itu sudah tak ada dalam cengkramnya.

 

“Dia yang memukulmu.” Baekhyun menunjuk Chanyeol. Membuat Chanyeol tersenyum bangga. Padahal Ia jarang sekali bisa menang berkelahi. Jujur saja, baru kali ini Chanyeol memenangkan perkelahian.

 

“Ya ! mengerikan, hanya ada aku dan kau disini.” Namja itu dengan cepat bangkit, dan mulai meninggalkan Baekhyun yang mengenyit heran mendengar ucapan penodong tadi. Apa pria itu buta? Sudah jelas sekali kan Chanyeol berada di sampingnya.

 

“Gomawo Chanyeol-shii,, kau sudah menolongku. ” Baekhyun membungkukkan tubuhnya. Sungguh sangat manis sekali. Membuat Chanyeol merasakan desiran aneh di dalam tubuhnya.

Menggaruk kepalanya yang sama sekali tidak gatal, sebelum tersenyum bahagia ke arah Baekhyun.

 

“Kau Baekhyun kan? Akhirnya ada juga yang bisa melihatku. Sejak tadi semua orang terlihat aneh.” Chanyeol tersenyum senang, dan menggenggam erat tangan Baekhyun.

 

“Ne, Byun Baekhyun imnida. Memangnya kenapa bisa terjadi seperti itu Chanyeol-ah?”

 

“Apa kau tak sadar? Bahkan namja yang menodongmu saja tak bisa melihatku. Hanya kau yang bisa melihatku, Baek.” Mendengar penuturan dari Chanyeol, kembali membuat Baekhyun mengernyit heran. Ah, ini membingungkan. Baekhyun sama sekali tidak mengerti kejadian aneh ini.

 

“Apa yang terjadi dengan mu ?”

 

“Tadi aku tertabrak mobil. Lalu semua orang menjadi tak bisa melihatku. Padahal aku baik-baik saja. Kau lihat kan? Aku bahkan tidak terluka sama sekali.” Baekhyun mengamati tubuh Chanyeol dengan seksama. Memang benar, Chanyeol terlihat sangat baik-baik saja. Tidak ada luka sedikit pun di tubuhnya.

 

“Tapi kenapa aku bisa melihatmu? Mungkin kah kau hantu?”

 

“Itu tidak mungkin. Aku masih manusia. Kau saja bisa melihatku Baek.”

 

“Hehe, kau benar juga Chanyeol-ah.” Baekhyun tersenyum senang ke arah Chanyeol. Ah, Ia benar-benar bahagia. Sungguh ini adalah pertama kalinya Ia bisa mengobrol dengan Chanyeol. Jarang sekali, Ia bisa berbincang dengan pujaan hatinya.

 

“Kau bisa memban–” Dan ucapan Chanyeol pun terhenti, ketika ponsel Baekhyun berdering.

 

Munchewaseo,, Munchewaseo,,,

“Sebentar.” Baekhyun membuka ponsel flip putihny. Jari mungilnya, menekan tombol pesan. Dan Ia membuka pesan yang datang dari Sehun- Sahabatnya.

 

From: Sehuniee

Baekiee Hyung,, Chanyeol koma.

Sekarang Ia ada di rumah sakit kau harus melihatnya.

 

 

Tubuh Baekhyun menengang saat membaca pesan singkat itu. Matanya membelalak kaget. Tak percaya dengan apa yang sudah Ia baca. Sesekali matanya menatap Chanyeol, yang sekarang menatapnya heran karena tak bicara sedikit pun.

‘Jadi, yang bersamaku adalah hantunya Chanyeol?’

 

To Be Continued ^^

 

Astia Morichan ^^

Advertisements

15 thoughts on “Ghost of Chanyeol| BaekYeol FF| Yaoi

  1. AIihhhh serem amat chanyeol jadi hantu gitu ahaha
    Tapi gpp jadi hantu asal gantengnya g luntur
    Hmmm jadi cuma baekhyun yg liat chanyeol?
    Laaahhhh qo bisa (˙▿˙?)
    Ahaha seru nih kayanya fic nya authornim

  2. ouh? Multicapter toh, ane pikir oneshoot.. 🙂

    yosh~
    gpp kan ane ngubek2 blog mu,,
    nyari2 ff baekyeol lain’a.. 😀
    gk d’ijinin juga aku ttap ubek2 :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s