Make You Love Me Again Chap 3 | KyuMIn| Yaoi

4

Title: Make you love me again
Rate: M
Genre: Romance,Drama
Disclamair: KyuMin belong to God. And this fict be Mine
Summary: seoraang Lee Sungmin yang mencoba melupakan cinta pertamanya ketika masih SMA dulu, kini harus bekerja di sebuah perusahaan manga. Yang membuatnya bertemu dengan Cho Kyuhyun. Yang ternyata Namja yang membuat Sungmin jatuhcinta padanya, bahkan menyerahkan tubuhnya. Tapi itu dulu, dan kini Sungmin mencoba melupakan Kyuhyun. Akankah berhasil??//
WANING: OOC, ABAL, TYPO DLL
Pair: Kyuhyun X Sungmin
WonKyu (?)
And other cast
A/N; FF ini terinspirasi pas nonton Sekaiichi, anime yaoi gitu. Mungkin ceritanya bakal sama juga. Tapi tentu nya saya edit lagi.. di taruh di M karena ada NC nya nanti, sesuai animenya juga. Ceritanya sama kaya anime nya, sebut aja ini FF Cuma remake dari animenya. Cuma bakal di bedain dikit. Ada yang tanya ini dari anime apa? Ini dari anime SEKAIICHI HATSUKOI.
Maaf telat update 😥
Happy Reading,,,…
KyuMin Is Real,,,,
enJOY
.
.
.
Prev :
“Annyeonghaseyo, Lee Sungmin imnida. Aku tetangga baru mu disini. Mohon bantuannya” Sungmin langsung membungkukan badannya, tanpa menoleh kearah tetangga barunya itu.
“Ya, senang mengetahui bahwa kau kini menjadi tetangga baruku” Suara namja yang sangat Sungmin kenal membalas sapaanya, yang membuat Sungmin refleks medongkakkan kepalanya, dan,-
“Kyaaaaa,- C-Cho K-Kyuhyunn”
“Ne, Mohon bantuannya” seringaian kini terlihat menghiasi wajah stoic nya itu, ketika mengetahui tetangga barunya adalah namja yang Ia incar.

Chapter 3

“YA!! Kyu !! apa yang kau lakukan eoh? Kau harus cepat mengirimkan semua data ini pada Eunji” Seorang namja berperawakan tinggi dengan wajah yang sangat tampan dan berkarisma ini, kini tengah berteriak dengan sangat keras memarahi seorang Cho Kyuhyun yang hanya menatapnya dengan pandangan datar. Ruangan kerja yang tadinya sunyi, karena kini semua karyawan editor tengah berkonsentrasi mengerjakan pekerjaannya, kini harus terganggu gara-gara teriakan dari namja tampan itu-Choi Siwon. Ah- pemandangan seperti ini memang sudah menjadi tontonan gratis bagi para karyawan disini, kecuali dengan Sungmin yang memang menjadi karyawan baru.
“Aishh,, aku tau hyung. Kau tak usah berteriak seperti itu padaku Siwon-shii” Kyuhyun melipat kedua tangannya di dadanya.

“Baiklah, terserah. Yang aku inginkan hanya kau harus segera menyelesaikan semua pekerjaanmu”

“hm,, ada Sungmin di sampingku. Kau tenang saja”

“Sungmin? Nugu?” Siwon bertanya dengan raut wajah penasarannya. Ah- Ia sepertinya pernah medengar nama itu. Tapi entahlah, Ia lupa di mana mendengarnya.

“Dia Lee Sungmin. Editor baru di sini” Kyuhyun menngarahkan jari telunjuknya, ke arah Sungmin yang kini tengah sibuk menyelesaikan sketsa gambarannya. Tidak menggubris keributan yang ada di hadapannya.

Perlahan Siwon pun mendekat ke arah Sungmin.Entahlah, Ada rasa tidak suka ketika Ia melihat Sungmin.

“Kau? Lee Sungmin?” Siwon menatap tajam Sungmin, membuat Sungmin menoleh cepat ke arah Siwon yang sekarang tengah berada di belakangnya. Dengan refleks Sungmin segera berdiri dan membungkuk hormat.

“A-Annyeonghaseyo sajangnim. Lee Sungmin imnida”

“Aku tahu itu, lebih baik selesaikan pekerjaanmu” Siwon lalu kembali meninggalkan Sungmin yang masih berdiri mematung menatapnya.

“Wookie-ah, dia itu siapa?” Sungmin kembali duduk di meja kerjanya, dan mulai bertanya tentang Siwon pada Ryeowook yang masih sibuk menggambar beberapa sketsa.

“Dia itu Direktur Choi. Uhm, sahabat Kyu sajangnim. Mereka benar-benar terlihat sangat dekat, seperti sepasang kekasih. Hehehe, kau pasti heran dengannya kan?” Ryeowook terkekeh pelan ketika mengingat beberapa moment WonKyu yang selalu menghiasi perusahaan ini. Tanpa menyadari raut wajah Sungmin yang berubah.

“Benarkah?”

“Ne, Siwon sajangnim tadi terlihat tidak suka padamu pasti karena Ia takut kehilangan Kyuhyun”

“Ah, ne. Gomawo sudah memberitahuku Wookie-ah” Sungmin kembali menatap kertas-kertas yang ada di hadapannya dengan pandangan kosong.

‘kenapa aku menjadi seperti ini? Aish,, itu tak ada hubungannya denganku’

.
.
.

“Ah,, akhirnya selesai juga. Aku ingin segera pulang ke rumah” Sungmin merenggangkan otot-ototnya yang terasa pegal. Ia baru saja menyelesaikan beberapa sketsa gambarnya, yang memang harus segera di selesaikan.

“Ah, sebaiknya aku segera pulang” Dengan cepat Sungmin membereskan semua barangnya, dan memasukannya ke dalam tas. Kemudian melangkahkan kakinya, keluar dari ruangan kerja itu. Sampai langkahnya terhenti di dekat lift, ketika melihat dua orang namja yang Ia kenali, tengah tertawa ringan. Siapa lagi selain, Kyuhyun dan Siwon.

‘Aku belum pernah melihat Kyuhyun tersenyum seperti itu’

“haha, aku tau Hyung.kau bisa kapan saja ke apartement ku”

“Ya, aku pasti akan selalu kesana”

Entah lah, Sungmin merasa sangat tidak menyukai pemandangan yang ada di depannya. Dengan berat hati, Sungmin melangkahkan kakinya mendekati mereka. Hey! Jangan salah sangka, Sungmin tidak ingin menghampiri WonKyu, tetapi Ia ingin menggunakan lift itu.

Sreettt

Sungmin berjalan tanpa melihat ke arah Kyuhyun. Menekan tombol lift, agar terbuka. Kyuhyun yang melihat Sungmin berjalan melewatinya, dengan cepat memanggil namja manis itu.

“Sungmin-shii, Tunggu !! kita pulang bersama” Kyuhyun perlahan berjalan mendekati Sungmin yang masih setia menunggu pintu lift itu terbuka.

Tingg

Pintu Lift terbuka, dengan cepat Sungmin masuk ke dalam lift dan menutupnya dengan cepat sebelum Kyuhyun masuk ke dalam lift bersamanya.

“Yah!! Sungmin !! kenapa kau menutupnya??” Kyuhyun mengumpat kesal, ketika Sungmin langsung menutup pintu lift itu.

“Hyung, aku pulang duluan” Kyuhyun langsung meninggalkan Siwon tanpa melihat ke arah namja berlesung pipit itu yang kini menatap Kyuhyun tidak rela.

.
.
.
“Yahh !! kenapa kau ada di sini, eoh? Mengikutiku sampai naik kereta dan berdesakan disini. Menyebalkan sekali” Sungmin mencibir pelan, mengerucutkan bibirnya lucu. Ah- Ia benar-benar tidak menyukai pemandangan di hadapannya ini. Sungmin benar-benar tak menyangka jika Kyuhyun akan mengikutinya.

“Kau lupa bahwa aku adalah tetangga barumu Lee Sungmin, dan rumah kita itu dekat” Kyuhyun mulai mempersempit jaraknya dengan Sungmin. Tentu saja, karena orang-orang yang ada di kereta berdesakan. Kereta ini benar-benar terasa panas.

‘Sial, aku lupa tentang hal itu !’

“ne, arraseo. Aku baru mengingatnya” Sungmin memalingkan wajahnya, enggan melihat wajah Kyuhyun yang hanya berjarak 10cm di depannya.

“Kau menjauhiku, Lee Sungmin!!”

“huh? Siapa yang menjauhimu Kyu sajangnim. Mungkin itu hanya firasatmu saja”

“Tidak, tadi ketika di lift kau menjauhiku Min. Wae?” Kyuhyun menatap Sungmin intens. Tatapan yang terlihat seperti ingin menguliti Sungmin saat itu juga.

“Ti-“

Brrraakkkkkk

Tubuh Sungmin terjatuh tepat di pelukan Kyuhyun, ketika terjadi guncangan kecil di kereta itu.

“Gwaenchana, Min?” Kyuhyun bertanya dengan raut wajah khawatir, dan semakin mengeratkan pelukannya pada pinggang Sungmin.

“N-Ne, Gwaenchana. Maaf merepotkan mu” Sungmin segera menjauhkan tubuhnya dari Kyuhyun. Membalikan badannya menghadap pemandangan di balik kaca kereta itu. Sementara Kyuhyun hanya menatapnya miris.

‘Dia menatapku. Kyuhyun menatapku’

.
.
.

“Akhh, lelah sekali hari ini. Huh, sebaiknya aku segera tidur” Sungmin meletakan tas nya di sofa. Ia baru saja sampai di Apartementnya. Sungmin melihat ke sekitar ruang tamu dan Ia menemukan storyboard di sana.

“Ah,, ternyata sudah sampai. Tak ku sangka jika Yunho hyung mengirimnya secepat ini” Sungmin mendekati storyboard itu, dan mulai mencobanya.

“Sepertinya aku tak akan tidur dulu” Dan Sungmin mulai kembali bekerja, mengerjakan beberapa sketsa gambarnya yang belum selesai.

Sungmin terus meneruskan gambarnya, dan mulai membaca beberapa fax yang keluar dari storyboard tersebut.

“huah,, aku tidak mengerti lagi. Haruskah aku bertanya pada Kyuhyun lagi?” Sungmin mengambil semua gambaran sketsanya.

“sebaiknya aku mengirim fax ke Kyuhyun” Sungmin mulai mengetik beberapa kata di storyboard tersebut. Sampai-

‘Munchewaseo,, munchewaseo’

I-phone putih Sungmin berbunyi. Dengan cepat Sungmin mengangkatnya.

“ne, yoboseyo??”

“Ya !! Lee Sungmin !! kenapa kau mengirim fax itu padaku??? Kau tetanggaku kan? Kenapa tak ke apartement ku saja, hah??” Teriakan suara Kyuhyun yang terdengar kesal di sebrang sana.

“eh? Haruskah?”

“Tentu. Dalam hitungan lima kau tak sampai, aku tak akan membantu mu” Dan telfon itu pun terputus. Sungmin yang mendengar ancaman dari Kyuhyun, segera membawa sketsa yang Ia gambar tadi dan keluar dari Apartementnya.

Tapp Tapp

Sungmin kini tengah berdiri di depan pintu Apartement Kyuhyun. Menatap pintu itu dengan gugup.

“Apa sebaiknya aku masuk saja yah? Atau aku memasukan gambaran ku lewat pintu” Sungmin bermonolog sendiri, sampai terdengar suara pintu terbuka.

Cekkleekk

Terlihat Kyuhyun yang tengah membuka pintu itu. Menatap Sungmin dengan tatapan onyx nya.

“Masuklah, Min” Suara Kyuhyun membuyarkan lamunan Sungmin. Dengan cepat namja manis itu menatap Kyuhyun gugup.

“err,, sebaiknya aku menunggu di apartementku saja. Kau saja yang mengoreksi pekerjaanku. Jika sudah selesai kau bisa menelfonku, dan aku akan mengambilnya” Jawab Sungmin dengan menundukan wajahnya. Entahlah, ia benar-benar gugup dengan Kyuhyun kali ini.

“Tidak, kau harus menunggu di dalam Apartementku” Kyuhyun dengan cepat menarik Sungmin untuk masuk ke dalam Apartementnya.

“duduklah, dan aku akan mengoreksi semua pekerjaanmu” Sungmin dengan cepat menuruti ucapan Kyuhyun. Duduk di sofa dengan manis, dan mencoba menahan kantuknya. Tentu saja, ini masih tengah malam.

‘Ah,, aku ingin pulang. Aku ingin tidur’

Kyuhyun masih mengoreksi semua gambaran Sungmin, masih ada beberapa gambar Sungmin yang salah. Sungmin hanya bisa diam dan memperhatikan Kyuhyun.

“Sudah selesai” Kyuhyun membuyarkan keheningan di Apartement itu.

“Ah, jinjja? Gomawo Kyu sajangnim” Sungmin mulai berdiri, dan mengambil sketsa gambaran yang sudah di koreksi oleh Kyuhyun.

“Kalau begitu aku pulang. Gamshamnida” Sungmin membungkuk hormat, dan mulai berjalan ke arah pintu Apartement Kyuhyun. Tapi langkahnya terhenti-.

“Kau cemburu padaku kan, Ming?” Suara Kyuhyun membuat Sungmin menoleh ke arahnya.

“Mwo?? Apa maksudmu, eoh?”

“Sudah jelas kau cemburu padaku dan Siwon hyung. maka dari itu kau menjauhiku. Benar kan?”

“T-Tidak. Lagi pula aku sudah punya yeojachingu” Sungmin mencoba menutupi kebohongannya, dengan enggan menatap Kyuhyun.

‘Jika aku berkata bahwa aku mempunyai yeojachingu, Kyuhyun pasti akan menjauhi’

“Benarkah kau mempunyai kekasih?” Kyuhyun mulai menatap Sungmin intens. Seakan mencari sebuah kebohongan.

“T-Tentu saja”

“kalau begitu tatap aku” Kyuhyun mulai mempersempit jaraknya dengan Sungmin. Membuat Sungmin terpaksa menoleh padanya. Hingga Kyuhyun kini bisa merasakan hembusan hangat nafas Sungmin di wajahnya.

“Aku benar-benar tidak berbo-hmmpptt” Dan ucapan Sungmin terhenti oleh sebuah benda yang kenyal namun lembut itu membungkan bibirnya. Yah! Kyuhyun mencium bibir Sungmin, melumatnya dengan sangat lembut. Membuat Sungmin harus menyadari ciuman ini ketika kertas sketsa yang ada di tangannya terjatuh.

Brraakkk

Kyuhyun mendorong tubuh Sungmin sampai jatuh kelantai, tanpa melepaskan pangutan bibirnya.

“enghhh” Sungmin mencoba melepaskan ciuman Kyuhyun. Tapi nihil, tangannya di genggam erat oleh Kyuhyun sehingga Sungmin sama sekali tak bisa bergerak.

Tangan Kyuhyun tak tinggal diam. Tangannya kini, bergerak membuka kancing kemeja Sungmin.

“enghhh” Sungmin melengguh ketika tangan Kyuhyun yang dengan sengaja menyentuh nipplenya.

‘Tidak, ini tidak boleh terjadi’

Dengan sisa kekuatan yang ada Sungmin mendorong tubuh Kyuhyun hingga akhirnya Ia bisa terlepas dari kungkungan tangan Kyuhyun. Dengan cepat Sungmin kembali membereskan kertas yang berserakan dan mulai keluar dari Apartement Kyuhyun.

“Aku pulang” Sungmin pergi tanpa menoleh lagi ke arah Kyuhyun. Wajahnya benar-benar terlihat memerah kali ini.

“Minn”

Bruukkk

Tanpa sengaja Sungmin menabrak seseorang, yang tak lain adalah Siwon.
“Mi-Mianhae” Sungmin kembali membungkukan tubuhnya, tanpa menoleh lagi ke arah Siwon yang kini tengah masuk ke Apartement Kyuhyun.

Brrraakkk

Sungmin menutup pintu Apartementnya dengan keras. Tubuhnya kini terasa lemas dan panas. Dengan refleks Sungmin mendudukan dirinya di dekat pintu. Memeluk lututnya yang sedikit bergetar.

“Astaggaa,, dia menyentuhku. Kenapa aku kembali merasakan ini?”

.
.
.
“Min-ah, apa kau sudah menyelesaikan gambaran mu?” Suara Yunho membuyarkan lamunan Sungmin. Membuat namja manis itu menoleh.

“Ah, ne. Sedang aku kerjakan hyung” Sungmin tersenyum kaku. Entahlah Ia daritadi tidak bisa berkonsentrasi. Pikirannya melayang entah kemana.

“Kau sudah menghubungi eunji kan? Besok komik ini benar-benar harus di publish”

“Ne, Hyung. aku sudah menghubunginya, Ia bilang mungkin besok akan selesai”

“Baiklah, lanjutkan pekerjaanmu. Sesudah ini kau bisa langsung pulang dengan Kyuhyun” Sungmin hanya bisa mengangguk dan mulai kembali berkonsentrasi mengerjakan pekerjaannya.

Tak terasa hari sudah malam, dan Sungmin mulai membereskan barang-barangnya. Dan bersiap untuk pulang.

“Ming, kita pulang bersama” Suara kyuhyun membuat Sungmin menolehkan kepalanya dengan cepat.

“Ta-Tapi?”

“Apa? Rumah kita satu arah kan. Kajja” Kyuhyun menarik tangan Sungmin, dan mulai keluar dari perusahaan manga terbesar di Seoul itu.

.
.
.
“Kyu, apa deadline nya benar-benar besok?” Sungmin bertanya pada Kyuhyun yang tengah duduk di sampingnya. Kini mereka tengah ada di kereta. Tidak lagi seperti kereta yang berdesakan waktu itu.

“Ne, kau harus menyelesaikannya. Tenang saja, yang terpenting ada Eunji yang harus menyelesaikan gambarnya. Kau hanya perlu mengoreksinya. Kau dengar itu kan min?” Suara Kyuhyun terhenti ketika merasakan hembusan nafas teratur di daerah lehernya. Ternyata Sungmin sudah tertidur pulas di bahunya. Bibirnya sedikit terbuka. Ah- Sungguh menggemaskan. Kyuhyun hanya bisa tersenyum melihat Sungmin yang tertidur pulas di bahunya.

.
.
.

Krriinggggg Krriinnggg

“unghhh” Sungmin menggeliatkan tubuhnya. Mulai membuka matanya secara perlahan, akibat suara alarm yang berdering dengan sangat keras. Sungmin mulai mendudukan tubuhnya di tempat tidur.

“nghh,, aku tidur nyenyak sekali” Sungmin mulai menggerakan tangannya, untuk mematikan alarm yang masih berbunyi. Sampai tangannya menemukan sebuah lengan kekar. Dengan cepat Sungmin mulai menoleh, dan membuka matanya lebar.

“KYAAAAAAAAAAAAAAAAAA !!!!!! Ke-Kenapa kau ada satu tempat tidur dengan ku??” Sungmin berteriak dengan sangat keras, hingga membuat namja yang tidur di sebelahnya itu terbangun.

“Berisik” Namja itu- Kyuhyun menutup telinganya, dan mulai mencoba untuk kembali tidur.

“yahh! Jawab pertanyaanku Kyu!!” Sungmin menarik selimut, dan mencoba menutupi tubuhnya yang half naked. Ia tak mungkin akan berteriak sekecang ini, jika Ia dan Kyuhyun tidak dalam keadaan half naked.

“Kau tertidur di kereta. Dan aku membawamu ke apartementku”

“Kenapa tidak kau antarkan aku ke apartementku saja, eoh?” Sungmin menatap Kyuhyun tidak suka, dan mulai kembali memakai kemejanya yang tergeletak di lantai.

“Aku terlalu malas” ucap Kyuhyun yang mulai mendudukan dirinya di ranjang. “kau bangun terlalu pagi Min”

“Ta-Tapi kita tidak melakukan sesuatu yang aneh kan?” Tanya Sungmin dengan menundukan wajahnya. Ah- Wajahnya kini terlihat bersemu merah.

“Maksudmu?”

“Err,, I-Itu. Kita tidak melakukan sesuatu yang aneh kan?”

“menurutmu?” Kyuhyun hanya menyeringai mesum menatap Sungmin yang ada di hadapannya.

“Ya!!! Baiklah aku pulang !!! dan akan bersiap ke kantor” Sungmin mulai pergi keluar kamar Kyuhyun, dengan wajah yang masih memerah.

T.B.C

Haiii haiiii,,,
Aduhh maaff.. aku ngaret banget update fict ini 😥 jeongmal mianhae. Seriusan tugas aku banyak banget.. maaf yah 😥 ini aja aku lg libur buat tik ff ini.

Gini deh, biar ff nya gk terbengkalai. Gimana kalau aku tamatin satu2 dulu. Kalian tinggal pilih aku mau tamatin FF yang mana.
1. Pervert evil
2. Make you love me again
3. My lovely pet
4. Sprout kyumin ver
5. Kiss or dead
6. Can I Love You

Kalian tinggal pilih aja, mana yang mau aku tamatin duluan 😥

Gomawo untuk yang udah review. Big thanks buat kalian semua chingudeul.. mumumu :****

Review again juseyo ^^

Sign
Astia morichan ^^

Advertisements