You Must Love Me| SasuHina Fict| Warning

You Must Love Me!

Rate M

Romance, School Life, Drama

Disclamair: All Chara belong ‘Masashi Kishomoto’ and over all this fict is mine

Warning: OOC, TYPOS, DLL. DONT LIKE DONT READ YO!! Please be patient with me ^^

Sasuke X Hinata

Nasib Hinata berubah 180 derajat gegara Sasuke yang mengetahui rahasia terbesarnya. Karena tak ingin rahasianya terbongkar, Hinata harus menuruti semua kemauan Uchiha Sasuke!!

Happy Reading!

Enjoy!!

.

.

.

Lorong sekolah ini sudah sangat sepi, hanya terlihat seorang pria berambut raven yang tengah mengurung gadis berambut indigo yang berparas cantik itu, di sudut tangga sehingga keberadaan mereka nampak tidak terlihat sama sekali. Mungkin jika dilihat mereka itu adalah sepasang kekasih yang tengah dimabuk cinta. Sang pria yang mengurung gadisnya dalam pelukannya, lalu sebuah ciuman panas yang di berikan pria itu.

 

“Mhhh,,” Gadis berambut indigo itu mengerang tertahan akibat ulah pemuda berambut raven yang kini tengah menciumnya. Laki-laki berparas tampan dan bermata onyx itu, tengah mencium bibirnya. Melumatnya dengan sedikit kasar, sebelum mendorong lidahnya agar gadisnya itu dapat membuka mulutnya.

“nghh,,” Gadis itu- Hinata mencoba mendorong tubuh pemuda berambut raven itu-Uchiha Sasuke. Tapi nihil, tenaganya seolah habis ketika Sasuke menarik pinggangnya dan memperdalam ciuman mereka. Sasuke bahkan berhasil memasukan lidahnya untuk mengekspolarasi rongga mulutnya. Mengabsen semua titik sensitve yang ada disana. Sehingga membuat Hinata mengerang tertahan, karena permainan benda lunak tak bertulang itu di dalam mulutnya.

 

‘Aku benci Sasuke!!! Kami-Sama tolonggg!!!!!’

 

Hinata mendorong dada bidang Sasuke agar laki-laki itu menyudahi ciuman panas mereka. Sungguh Hinata memerlukan bernafas sekarang. Hinata butuh oksigen. Bungsu Uchiha yang ada di hadapannya ini benar-benar berniat untuk membunuhnya dengan ciumannya. Mengerti dengan situasi dari Hinata. Akhirnya dengan sangat terpaksa Sasuke harus melepaskan ciuman mereka.

 

“hah,, hah,, hah,,” Hinata mencoba mengatur nafasnya, ketika Sasuke sudah melepaskan ciuman itu. Sungguh Ia sangat benci jika harus diperlakukan seperti ini. Sasuke adalah laki-laki jahat yang sudah merebut ciuman pertamanya. Hinata sangat membenci pemuda yang selalu dielu-elukan oleh semua siswi disekolahnya.

“Aku sangat suka melihat wajahmu yang seperti ini, Hinata.” Sasuke berbisik seduktif sambil menjilat cuping gadis itu. Membuat Hinata merinding dibuatnya. Gadis itu nampak kembali menahan nafasnya, merasakan sensasi menggelitik yang di berikan Sasuke.

 

“A-apa lagi m-mau mu Uchiha-san?” Tanya Hinata sambil mendorong tubuh Sasuke agar menjauh darinya. Ia benci dekat-dekat dengan pemuda bermarga Uchiha ini. Jika dekat dengan Sasuke, sinyal tanda bahaya selalu muncul di otaknya.

 

“Aku hanya ingin menciummu saja,” Sasuke menjauhkan tubuhnya dari Hinata. Pemuda berambut raven itu memasukan tangannya ke saku celana sekolahnya. Tersenyum simpul ketika melihat wajah Hinata yang sudah memerah.

 

“Ke-kenapa harus aku??” Hinata mencoba memberanikan diri dengan menatap Sasuke. Onyx dan amethys itu bertemu, saling mengunci satu sama lain.

 

“Apa kau lupa? Sekarang kau harus mematuhi semua perintahku, atau aku akan membongkar rahasia mu.” Sasuke menyeringai licik, sambil melangkah pergi meninggalkan Hinata sendiri di lorong sekolah itu. Melambaikan tangannya sebelum berbalik menatapnya. “Ingat perjanjiannya, Hyuuga.”

 

Aku benar-benar membencinya!’ Hinata membantin mengingat nasibnya sekarang. Sungguh Ia lupa bahwa si Uchiha itu telah mengetahui rahasianya. Rahasia tentang Hinata yang selalu menjadi stalker Naruto Uzumaki- Pemuda yang sudah satu tahun Ia sukai. Seharusnya Hinata tidak melakukan tingkah konyol seperti itu. Demi Kami-sama! Hinata sangat menyesal saat ini!

oOo

Perpustakaan itu sangat sepi. Hanya terlihat seorang pemuda berambut kuning yang nampaknya asyik membaca salah satu buku disana. Pemuda itu-Naruto nampak serius membaca sebuah komik. Terkadang wajahnya bersemu merah ketika membaca beberapa adegan yang mungkin ada di komik itu. Tanpa Ia sadari seorang gadis berambut indigo itu tengah memperhatikan Naruto. Gadis itu-Hinata mengeluarkan I-Phone putihnya dan mulai mengarahkannya pada Naruto. Sudah satu tahun sejak Ia menyukai Naruto, Hinata pun resmi menjadi stalker pemuda itu. Hinata menyukai Naruto. Senyum pemuda itu membuatnya terpesona. Apalagi kecerian, dan juga kebaikan Naruto pada semua orang. Hinata sangat menyukainya. Walaupun tanpa di pungkuri, pemuda bersurai pirang yang Hinata sukai itu sangat mesum.

 

Ketika tengah asyik memotret Naruto, tanpa gadis itu sadari ada seseorang berambut raven tengah menyeringai dan berjalan ke arah Hinata. Pemuda itu dengan cepat mengambil handphone yang ada di tangan Hinata. Membuat gadis itu hampir berteriak kaget ketika mendapati sosok menyebalkan yang ada di depannya.

 

“Ke-kembalikan ponselku,” ucap Hinata pelan karna takut jika keberadaannya diketahui Naruto. Pemuda itu-Sasuke menyunggingkan seringaiannya ketika melihat isi dari ponsel gadis itu. Sebuah pemikiran yang menyenangkan, terlintas di otaknya.

 

“Ahh, jadi kau menyukai si Dobe?” Sasuke memicingkan matanya, menunggu gadis di hadapannya itu untuk menjawab. Hinata tidak menjawab hanya diam, dan mencoba mengambil ponselnya.

 

“Bagaimana kalau aku memberitahu Naruto tentang kau yang menjadi stalkernya,” Mata amethys Hinata membulat sempurna kala mendengar ucapan Sasuke. Tidak. Naruto tidak boleh mengetahuinya. Ini akan menjadi hal paling memalukan dalam hidupnya!

 

“Ti-tidak boleh. A-aku mo-mohon jangan.” Hinata menatap Sasuke dengan tatapan memelas. Berharap pemuda yang ada di depannya ini, berhati malaikat dan tidak akan menyebarkannya. Tapi sayangnya, pemikiran naif itu sirna dalam sekejap.

 

“Tapi aku ingin memberitahui Naruto tentang ini.”

 

“Jangan,, aku mohon. Aku akan melakukan apapun untuk mu Uchiha-san. Tapi kau tidak boleh memberitahu Naruto,” Sasuke kembali menampilkan seringaiannya. Ini yang sudah Ia tunggu sejak tadi. Rencananya berhasil!

 

“Baiklah, aku terima tawaranmu Hyuuga Hinata,” Dan sebelum Hinata menjawab, sebuah benda bertekstur lembut menempel dibibirnya. Sasuke menghisap bibir bawah Hinata, dan melumatnya pelan. Membuat Hinata membelalakan matanya, dan mencoba berontak saat menyadari apa yang sudah terjadi. Yah!! Sasuke menciumnya di perpustakaan itu. Dan Sasuke sukses merebut ciuman pertamanya!!

 

Ciuman itu singkat, Sasuke melepaskan ciumannya dengan Hinata. Hinata masih diam membatu.Amethysnya masih membulat tak percaya. Ia masih mencoba mencerna apa yang terjadi. Berharap tadi hanyalah sebuah delusi semata.

 

“K-kau menciumku. Kau tahu? I-itu adalah ciuman pertamaku.” Gumam Hinata pelan, sambil menyentuh bibirnya yang sudah di cium oleh Sasuke. Hinata mendongkak, menatap Sasuke penuh kebencian saat itu juga. Sudah Hinata putuskan! Ia membenci Uchiha Sasuke yang seenaknya ini.

 

“Benarkah? suatu kehormatan bisa merebut ciuman pertamamu, Hyuuga Hinata” Dan Sasuke langsung melangkah pergi meninggalkan Hinata yang kini telah menangis karena ulahnya.

 

‘Aku benci padamu Sasuke!!’

 

Dan itu adalah awal penderitaan Hinata dimulai. Pertemuan pertamanya dengan Uchiha Sasuke.

oOo

Hinata duduk termenung sambil menatap keluar jendela kelasnya. Ia benar-benar malas mendengarkan ocehan Asuma Sensei yang tengah menerangkan pelajaran Matematika. Membuat Hinata menghela nafas pelan, sambil terus menatap keluar jendela. Ia sangat menyukai pemadangan yang ada di luar jendela. Disana terlihat Naruto dan teman-temannya sedang bermain basket. Hinata memilih untuk memperhatikan Naruto daripada Asuma Sensei.

 

“Ehmm,,Semuanya tolong perhatikan.” Asuma memperkeras suaranya, agar seluruh siswa mendengarnya. Membuat Hinata melepaskan pandangannya dari Naruto dan memperhatikan Asuma Sensei.

 

“Hari ini Sensei akan memperkenalkan Sasuke Uchiha. Kalian semua pasti sudah mengenalnya kan. Baiklah Uchiha-san silakahkan masuk” Dan nampaklah seorang laki-laki berambut raven berparas tampan yang sangat di gilai para Siswi Konoha Gakuen. Kecuali Hinata mungkin, yang kini menatap Sasuke horor.

 

“Sasuke Uchiha desu.” Sasuke menggumakan namanya, membuat semua siswi terpana melihat ketampanannya. Ayolah, siswa tertampan di sekolah pindah ke kelas regular itu adalah anugrah!

 

‘Kenapa Uchiha ini bisa pindah ke kelasnya. Setahu Hinata kelas Sasuke itu di kelas 12 A yang merupakan kelas favorit. Kenapa Ia bisa pindah kelas sesukannya??’

 

“Sasuke pindah ke kelas ini dikarenakan kemauannya. Maka yah Ia pun pindah ke kelas kalian.” Ucap Asuma seolah menjawab pertanyaan Hinata. Tentu saja Sasuke berkuasa. Hampir setengah saham Konoha Gakuen adalah milik Uchiha Corp. Jadi si bungsu Uchiha ini berhak melakukan sesuka hatinya.

 

“Baiklah, kau boleh duduk Sasuke.” Asuma menyuruh si bungsu Uchiha itu duduk. Membuat Sasuke mendecih kesal. Mata onyx Sasuke bergerak mencari seseorang yang di incarnya. Dan Bingo!! Dia menemukannya!! Gadis bermata amethys, berambut indigo yang tengah duduk di belakang sambil menatapnya horor.

 

“Aku duduk disini Sensei.” ucap Sasuke sambil menggeser bangku sebelah Hinata yang kosong.yah Hinata hari ini duduk sendirian karena Tenten sedang sakit, dan kini bangku itu sudah ditempati Sasuke.

 

“Ohayou, Hime. Apa kau senang aku berada satu kelas denganmu hm?” Tanya Sasuke sambil mengecup pipi Hinata pelan. Membuat semua gadis yang ada disana kesal karena Hinata diperlakukan seperti itu oleh Sasuke. Sasuke sama sekali tidak pernah memperlakukan seorang gadis seperti itu. Ini adalah yang pertama. Demi Dewa Jashin! Uchiha Sasuke belum pernah dikabarkan dekat dengan seorang gadis. Dan sekarang Ia mencium Hinata?

 

‘Hiksss, Kami-Sama. Tolong aku!! Jauhkan dia dariku!!’

 

To Be Continued ^^

Mind To Review?

 

Astia Morichan

Advertisements

25 thoughts on “You Must Love Me| SasuHina Fict| Warning

  1. Pingback: Library Fict | astiamorimoto

  2. Sasuke kun jahat nih berbuat seenaknya aja untung tamvan #plakk kupikir ini naruhina ternyata sasuhina :” kebayangnya sasuke nya itu naruto tp yowes lah :” bagus thor!! ^^

  3. Hai…aku ijin baca ya…aku puji jalan ceritanya keren aku ngga sabar untuk baca yang lanjutnya… dan buat aku lagi penasaran….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s