Love Is Blind| Chap 4| KyuMin| Yaoi

 

Title: Love Is Blind

Rate: T

Genre: Romance, Hurt, Angst/?

Disclamair : KyuMin belong each other

Summary: Cinta itu buta, dan aku mengalami hal itu. Walaupun disakiti oleh Kyuhyun, tanganku selalu terbuka lebar ketika Ia kembali padaku

Warning: TYPO, OOC, ALUR KECEPETAN, ABAL, YAOI, BL, DLDR

Pair : Kyuhyun X Sungmin

a/n: Cerita ini sebagian adalah cerita pribadi gue. Jadi kalau gak suka. Harap jangan baca cinta udah gue warning nih :*

Blod sama Italic itu Flashback

Happy Reading

EnJOY

.

.

.

Sungmin kini tengah duduk di sebuah cafe. Sesuai janjinya, Ia akan bertemu dengan Siwon disini. Namja manis itu kini menatap Siwon yang duduk di sebrangnya.

“Kau mau pesan apa hm? Aku akan mentraktirmu” Siwon memamerkan senyum tampannya. Sungmin tersenyum pada Siwon yang memang selalu perhatian padanya.

 

“Ehmm, Bubble tea dan kentang ?” Sungmin mengerjapkan matanya lucu, berharap Siwon mengabulkan permintaannya itu.

 

“Baiklah” Siwon mencubit hidung Sungmin gemas. Tangan namja tampan itu terangkat sedikit, menandakan bahwa Ia akan memesan sesuatu. Beberapa saat kemudian, seorang Butler datang dan menatap Siwon dan Sungmin bergantian.

 

“Ada yang bisa saya bantu?” Sang Buttler bertanya sopan di penuhi dengan senyum anggunnya.

 

“Ya, aku pesan dua buble tea dua kentang goreng. Hmm.. Kibum-Sii?” Ucap Siwon setelah menyipitkan matanya untuk melihat nametag yang tertera di pakain sang buttler itu.

 

Sang buttler hanya tersenyum lalu mengangguk, sambil menulis pesanan Siwon di note kecilnya.

“Ada pesanan lain?” Kibum kembali bertanya menatap Siwon dan Sungmin bergantian

 

“Untuk saat ini itu saja”Ucap Siwon kembali tersenyum menatap Kibum. Sang buttler manis itu hanya tersenyum sambil membungkuk hormat lalu berjalan pergi meninggalkan Siwon dan Sungmin.

 

“Jadi apa yang akan kau bicarakan, Min?” Siwon menatap Sungmin intens sambil memangkukan dagunya degan kedua tangannya. Sungmin hanya tersenyum dan menatap mata kelam milik namja tinggi itu.

 

“Kyuhyun”

 

“Apa namja itu menyakitimu lagi, Min?”Nada suara Siwon kini terdengar marah ketika nama namja itu disebutkan oleh Sungmin.

 

“Tidak. Hanya saja, bisakah kau membantuku?” Sungmin menatap Siwon penuh harap. Sungguh, Sungmin benar-benar membutuhkan bantuan dari Siwon.

 

“Tentu, apapun untukmu Min. Aku pasti akan membantumu” Tangan Siwon terulur dan mengacak rambut Sungmin gemas. Sungmin hanya meregut kesal saat menyadari rambutnya sudah acak-acakan. Sementara Siwon hanya tertawa melihat tingkah Sungmin yang sangat menggemaskan ketika sedang kesal.

 

Kegiatan mereka terhenti ketika seorang buttler manis itu datang lagi ke meja mereka, membawa senampan makanan yang sudah di pesan. Sang buttler bernama Kibum itu kembali memamerkan senyum manisnya. Ia kemudian menyimpan makanan yang sudah di pesan Sungmin dan Siwon ke meja mereka.

 

“Silahkan menikmati” Kibum kembali tersenyum lalu membungkuk hormat

 

“Terimakasih” Ucap Sungmin membalas senyum Kibum. Sang Buttler hanya membalas senyum Sungmin dan kembali tersenyum pada Siwon lalu pergi meninggalkan meja mereka.

 

“Namja itu manis” gumam Siwon pelan, tetapi Sungmin masih bisa mendengarnya.

 

“kau menyukai Kibum?” Sungmin bertanya antusias disertai senyum manisnya.

 

“Eh, Tidak. Ah-Lupakan saja yang aku ucapkan Min. Ayo katakan apa yang harus kulakukan untuk menolongmu” Tanya Siwon sambil meminum bubble tea miliknya.

 

Sungmin hanya mengaduk bubble tea miliknya sambil menatap Siwon.

“Bisakah kau berpura-pura menjadi namjachinguku di depan Kyuhyun?” Siwon berhenti menyesap minumannya, dan kembali menatap Sungmin intens.

 

“jadi namjachingumu yang asli juga tak apa Min”

 

“Siwon-ah, kau tahu aku tak ingin menyakitimu”Sungmin menatap Siwon penuh harap, agar namja itu mengerti kenapa Ia harus melakukan ini. “Kyuhyun bilang aku harus melupakannya, dan aku harus membuktikan padanya kalau aku bisa tanpanya dan mendapatkan penggantinya. Aku meminta bantuanmu bukan untuk memberimu harapan palsu Siwon-ah, aku hanya ingin kau membantuku sebagai temanku. Kau tahu? Kau adalah teman terbaikku yang aku punya selain Eunhyuk dan Ryeowook. Kau juga pasti tahu aku sangat menyayangimu sebagai temanku, dan aku minta maaf padamu karna aku sejak dulu tak dapat membalas perasaanmu Siwon-ah. Kau adalah teman terbaikku, aku tak ingin merusak persahabatan kita dengan adanya cinta. Aku minta maaf Siwon-ah, sungguh” Sungmin menundukkan kepalanya, berharap Siwon benar-benar mengerti tentang persaan dan kesulitan yang Ia alami.

 

Selama beberapa detik Sungmin menunduk, Siwon kini menggenggam tangan Sungmin. Membuat namja manis itu mendongkakkan kepalanya dan menatap Siwon yang tengah tersenyum penuh sayang padanya.

 

“Aku tahu Sungmin-ah. Kau hanya menyayangiku sebagai teman. Well, walaupun aku berharap lenih dari itu” Siwon terkekeh pelan sebelum melanjutkan ucapannya. “karna kau adalah teman terbaikku, maka aku akan membantumu Min”

 

Sungmin ternganga mendengar ucapan Siwon. Sungguh Ia benar-benar bahagia mendengarnya.

 

“Gomawo Siwon-ah. Kau memang sahabat terbaikku” Sungmin menggenggam erat jemari besar Siwon sambil tersenyum bahagia, tanpa menyadari tatapan menyakitkan seseorang yang tengah menatap mereka daari kejauhan.

 

“Cheonma Min. Jadi berapa lama aku harus berpura-pura menjadi namjamu, hm?”

 

“Satu minggu, hanya satu minggu saja. Bisakah?”

 

“Tentu saja Min” Dan Siwon kembali mengacak-acak rambut Sungmin dan kembali tertawa ketika Sungmin merengut kesal padanya.

 

Mereka melanjutkan acara makannya dengan diselingi tawa canda yang membuat Sungmin tertawa senang mendengar gurauan yang di lontarkan Siwon. Tak terasa sudah dua jam mereka makan disini, dan juga hari sudah menunjukan sore hari. Akhirnya Siwon dan Sungmin memutuskan untuk pulang, tentu saja Siwon harus mengatarkan Sungmin karna namja manis itu tidak membawa mobilnya.

Selama perjalanan pulang, mereka kembali tertawa tanpa menyadari sebuah mobil sport merah mengikuti mereka dari belakang. Akhirnya dengan enggan Siwon memberhentikan mobilnya ketika Ia sudah sampai di apartement Sungmin. Namja tampan itu turun dari mobilnya dan membukakan pintu untuk Sungmin. Sungmin hanya bisa tersenyum di perlakukan seperti itu oleh Siwon. Ah- ini mengingatkannya kepada Kyuhyun.

 

“Terimakasih” Sungmin keluar dari mobil Siwon dengan senyum yang masih bertengger di wajah manisnya.

 

“Sama-sama Min. Masuklah udara malam tak baik untukmu”Sungmin menggangguk sambil tersenyum.

 

“Ya, kalau begitu kau pulanglah. Sampai ketemu nanti di kampus” Sungmin mendorong tubuh besar Siwon agar masuk mobilnya. Siwon hanya terkekeh pelan, ketika Ia menyadari sudah di dalam mobilnya. Namja tampan itu mendesah pasrah dan mulai menyalakan mesin mobilnya.

 

“Baiklah, sampai jumpa Min” Siwon mulai menyalakan mobilnya dan tersenyum melihat Sungmin melambaikan tanggannya.

 

Sungmin tersenyum senang, ketika mobil honda hitam Siwon menghilang dari pandangannya. Ia bahkan tak menyadari seseorang yang kini tengah berada di belakangnya.

 

“Hari ini benar-benar melelahkan” Sungmin bergumam pelan. Namja manis ini memutuskan untuk segera masuk apartementnya. Tapi sebelum sempat itu terjadi, sebuah jemari kekar mencengkram menggengam pergelangan tangannya. Membuat Sungmin terlonjak kaget, dan segera berbalik menatap orang yang berani menyentuhnya.

 

“Aku ingin bicara denganmu Sungmin-ah” Suara bariton yang sangat Sungmin kenal membuat Sungmin membantu. Ah- Ia benar-benar merindukan pemilik suara ini. Tapi setelah sadar siapa yang tengah berbicara padanya, Sungmin segera menatap tak suka Kyuhyun dan mencoba melepaskan cengkraman namja itu.

“Lepaskan tanganmu” ucap Sungmin geram

 

“Tidak” Ucap Kyuhyun dingin dan dengan seenaknya Ia menyeret Sungmin masuk kedalam apartement milik Sungmin. Ah- Sungmin lupa mengganti password apartementnya sehingga Kyuhyun bisa menyeretnya masuk dan mendudukannya di sofa empuk miliknya.

 

“Apa yang mau kau bicarakan? Sudah sana pergi dari apartementku Kyu!!” Sungmin berteriak marah pada Kyuhyun. Sementara Kyuhyun masih dengan ekspresi datarnya, namja tampan itu kembali menggenggam pergelangan tangan Sungmin. Kini Kyuhyun berlutut di hadapan Sungmin. Membuat namja manis itu heran apa sebenarnya yang ada di pikiran Kyuhyun.

 

“Lepaskan aku, dan berdirilah Kyu” Sungmin mencoba melepaskan cengkraman tangan Kyuhyun.

 

“Ming, aku minta maaf. Aku gila tanpamu Ming. Aku tak bisa tanpamu Ming. Jangan tinggalkan aku. Aku mohon” Kini Kyuhyun memohon pada Sungmin. Ia mengecup punggung tangan Sungmin berkali-kali. Namja tampan itu kini menangis di hadapan Sungmin sambil terus melontarkan kata maafnya. Membuat Sungmin tersentuh akan apa yang Kyuhyun lakukan kali ini.

 

“Kyu jangan seperti ini” Sungmin menghapus air mata Kyuhyun. Sungguh baru kali ini, Sungmin melihat Kyuhyun menangis untuknya. Sungmin mengangkat tubuh Kyuhyun dan membuatnya duduk bersamanya. Kyuhyun masih terus menggengam tangan Sungmin, seaakan takut jika Sungmin akan meninggalkannya.

 

“Jangan tinggalkan aku dan kembali lah padaku” Ucapan Kyuhyun kini sarat akan kepedihan ketika namja itu mengucapkannya. Kini Kyuhyun merengkuh tubuh Sungmin dalam pelukannya.

 

“Kembalilah pada ku, Ming. Aku mohon. Aku bisa mati tanpamu” Kyuhyun semakin mengeratkan pelukannya pada Sungmin sambil mecium puncuk kepala Sungmin penuh sayang.

 

Sementara Sungmin hanya terdiam dalam pelukan Kyuhyun. Sungguh Ia bingung sekarang. Sungmin masih sangat mencintai Kyuhyun sampai saat ini, tidak tega melihat Kyuhyun seperti ini. Tapi ini kan bukan salahnya. Ini salah Kyuhyun yang melepaskannya begitu saja tanpa sebuah alasan yang kuat untuk melepasnya.

 

“Beritahu aku alasan kenapa kau memutuskanku waktu itu” Nada suara Sungmin dingin. Ia enggan membalas pelukan yang Kyuhyun berikan padanya.

 

“Maafkan aku Ming. Aku tak bisa memberitahumu alasan itu”

 

Deg

 

Dan ucapan Kyuhyun membuat Sungmin melepaskan pelukan Kyuhyun dengan cepat.

 

“Pergilah jika kau tak bisa memberitahuku apa alasanmu” Sungmin pergi meninggalkan Kyuhyun di ruang tamu dan masuk kedalam kamarnya. Meninggalkan Kyuhyun yang kini merasa sakit ketika Sungmin mencampakannya seperti ini.

 

T.B.C

 

Mind To Review? ^^

 

 

Gomawo untuk yang sabar nunggu kelanjutan cerita FF ini. Mungkin saya bakal hiatus nulis selama 8 bulan ke depan ;’( tapi tenang aja nanti setelah urusan real life saya udah selese, saya langsung upload semua ff saya. Well tahun ini saya harus fokus UN 😥

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s