I Must Kill You, But I Love You | Chap 2| KyuMin| Yaoi

Title : I Must Kill You, But I Love You

Rate: Maybe T+ alias semi M

Genre: Romance, fantasi

Disclamair: KyuMin Belong Each Other

Warning: Typo, OOC, Yaoi, DLDR, absurd dll.

Summary: Kyuhyun merupakan putra Hanggeng sang Zeus di Olympus. Kyuhyun di turunkan ke bumi untuk melaksanakan misi membunuh Lee Sungmin- sang manusia dewa yang merupakan Putra Kangin-Sang Dewa Tantalos.Bisakah Kyuhyun membunuh Sungmin atau terpikat pada pesona namja manis itu?

Pair : Kyuhyun X Sungmin

a/n: Bosen dong kalo baca FF Fantasy isinya vampire atau werewolf. Jadi aku buat beginian. Inget yah Dont Like Dont Read!!

NO SIDERS!!

Enjoy^^

Happy Reading

.

.

.

Kyuhyun adalah Sang Dewa Apollo atau Dewa Matahari. Dewa Apollo itu satu-satunya Dewa yang masih perjaka di Olympus. Lambang Apollo adalah panah, musik, obat-obatan, tikus dan Lira.

Apollo adalah anak Zeus. Apollo adalah Dewa matahari sedangkan Artemis yang merupakan adik Apollo yang merupakan kembarannya sang Dewi Bulan. Tapi dalam cerita ini aku buat Artemis menjadi- Cho Ahra yang merupakan Kakak Kyuhyun.

Dionynus adalah Dewa anggur . yang merupakan anak Zeus juga. Terus Dionynus itu hilang sampai saat ini belum ditemukan. Dionynus di cerita ini itu Shindong. Dewa itu gak bisa di bunuh jadi di cerita ini aku buat Dionynus hilang oleh bangsa Titan yaitu Tantalos.

Ares adalah Dewa Perang. Dia juga anak Zeus yang berarti saudaranya Apollo.

Sekian pengertian beberapa Dewa dalam chap ini.

.

.

.

 

 

Tubuh Kyuhyun terdiam. Namja berperawakan tinggi itu masih mencoba mencerna nama

namja cantik yang melebih Dewi Aprodhite itu. Well, Kyuhyun benar-benar tidak percaya

dengan apa yang di dengarnya kali ini. Namja cantik nan manis ini bernama Lee Sungmin?!

Astaga Demi Zeus! Kyuhyun tak tega jika harus membunuh namja cantik ini.

 

“Hey kau kenapa Kyuhyun-ah? ” Sungmin menghentikan langkahnya dan berbalik menatap

Kyuhyun yang berdiri kaku di belakangnya. Sungmin kira Kyuhyun tengah pingsan, untung saja namja itu masih berdiri tegak dan baik-baik saja. Ah- ralat. Namja tampan yang baru 5 menit lalu bertemu dengannya itu tengah melamun.

 

“Hey, Jawab aku. Apa kau baik-baik saja? ” Sungmin memiringkan kepalanya lucu sambil

mengerjapkan matanya. Membuat Kyuhyun segera tersadar akibat lamunannya.

 

“Hm, Aku baik-baik saja” Kyuhyun kembali berjalan mendahului Sungmin. Membuat Sungmin menyinggungkan senyum manisnya dan mengikuti Kyuhyun dari belakang.

 

Tak terasa langkah mereka sudah sampai di ruang guru. Sungmin mendesah lega, karena meja Choi Seongsaeng tepat di depan matanya. Dengan cepat Sungmin meninggalkan Kyuhyun yang terlihat kebingungan dan berjalan menuju meja Choi Seongsaeng.

 

“Kyunie, Simpan bukunya di meja ini” Kyuhyun terdiam mendengar panggilan yang di lontarkan Sungmin untuknya. Kyunie? Hey! Nama panggilan itu terlalu manis untuknya.

 

“Kau tak boleh mengganti nama orang seenaknya” Ucap Kyuhyun sarkatik ketika Ia sudah sampai di meja Choi Seongsaeng, dan menyimpan buku-buku yang Ia bawa.

 

“Hey, nama itu sangat lucu untukmu, Kyunie” Sungmin tersenyum lucu sambil mencubit pipi Kyuhyun pelan. Membuat Kyuhyun terdiam, ketika merasakan kulit lembut Sungmin menyentuh wajahnya. Astaga, kulitnya pun seperti bayi baru lahir! Kenapa bisa ada manusia sesempurna ini di Dunia?!! Well, Kyuhyun harus membuat Sungmin menjadi Dewi di Olympus agar namja itu bisa mengalahkan kecantikan milik Dewi Aprodhite!

 

“Baiklah, kalau begitu aku akan memanggilmu Minnie-ya? Itu sangat cocok untukmu” Kyuhyun menyentuh tangan Sungmin yang masih menempel di pipinya dan menurunkan tangan Sungmin. Di genggamnya tangan Sungmin, sehingga membuat Sungmin merona hanya karna Kyuhyun menggenggam tangannya saja.

 

‘Astaga, kenapa namja ini bisa membuatku berdebar seperti ini’ Batin Sungmin merutuki dirinya yang bisa berdebar di dekat Kyuhyun- namja yang baru saja bertemu dengannya.

 

“Ya! Aku ini namja. Nama panggilanmu membuatku seperti yeoja” Sungmin mengerucutkan bibirnya lucu. Namja manis ini menggerutu kesal karna panggilan yang di berikan Kyuhyun.

 

“Kkh,, Baiklah, Minnie-ya” Kyuhyun terkekeh pelan, tangannya terulur untuk mengacak-acak rambut Sungmin. Membuat Sungmin kembali merenggut kesal.

 

“Baiklah, baiklah. Kau bisa memanggilku sesukamu Kyunie. Uhm, baiklah sekarang kita harus ke tempat Hwang Seongsaeng karena kau murid baru” Malas berdebat lebih lanjut dengan Kyuhyun, Sungmin memilih untuk menyeret namja tampan itu ke ruangan Hwang Seongsaeng.

.

.

Tokk-Tokk

 

“Masuklah” Suara yeoja paruh baya terdengar dari dalam ruangan itu. Membuat Kyuhyun otomatis langsung menolehkan pandangannya ke arah pintu yang tertutup di depannya.

 

Ceklek

 

Pintu itu di buka oleh Sungmin. Namja manis iitu kembali menarik tangan Kyuhyun masuk ke dalam ruangan yang disana terdapat seorang yeoja paruh baya tengah terduduk anggun di meja kerjanya.

 

“Annyeong, Seongsaengnim” Sungmin membungkukan kepalanya hormat.

 

“Ada apa Sungmin-shii?” Tanya yeoja itu lembut, sambil memicingkan matanya ke arah Kyuhyun. Well, Wanita ini terpesona melihat Kyuhyun yang sangat luar biasa tampan.

 

“Aku mengantarkan murid baru Seongsaeng-nim”

 

“Ah, ya. Kau sudah datang, Hmm Cho K-Kyuhyun-shii? Aku sudah menunggumu” Yeoja itu mengembangkan kembali senyumnya dan mulai berdiri menghampiri Kyuhyun dan Sungmin.

 

“Ne” Kyuhyun hanya berujar singkat. Oh- ayolah Ia malas berada di ruangan ini.

 

“Baiklah, aku akan memberitahu kelasmu. Kau berada di kelas 3-A. Dan ini adalah jadwal kelasmu” Yeoja itu lalu memberikan Kyuhyun beberapa kertas yang sedari tadi Ia pegang kepada Kyuhyun.

 

“Kamshamnida” Kyuhyun mengambil kertas dari tangannya lalu membungkuk hormat.

 

“Sungmin-shi, bisakah kau ajak Kyuhyun berkeliling sekolah ini? Kebetulan kau juga kelas 3-B yang bersebelahan dengan kelasnya kan?”

 

“Ne, seongsaeng. Aku akan mengantarnya” Sungmin kembali membungkuk hormat, di ikuti dengan Kyuhyun. Mereka kembali keluar dari ruangan itu.

 

“Terimakasih sudah mengantarku” ucap Kyuhyun pelan

 

“Sama-sama. Kau ingin berkeliling sekarang? Aku bisa mengantarmu Kyunie” Ucap Sungmin penuh harap. Entahlah Sungmin sangat menyukai berada disisi Kyuhyun.

 

“Tak usah Minnie. Aku bisa sendiri” Dan Kyuhyun kembali melangkahkan kaki panjangnya. Meninggalkan Sungmin yang masih menatapnya dari kejauhan.

.

.

.

“Sial! Tak seharusnya aku merasakan berdebar seperti ini dengan Sungmin!” Kyuhyun menonjok pohon besar di hadapannya, sampai batang pohon itu setengah hancur!

 

“Seharusnya aku membunuhnya tadi. Demi Zeus! Dia terlalu mempesona. Astaga !!” Kyuhyun mengacak-acak rambutnya frustasi. Apakah Ia sudah jatuh cinta dengan Sungmin? Hanya dalam waktu satu jam Sungmin bisa membuat Kyuhyun berdebar-debar seperti ini. Ini adalah hal pertama yang membuat Kyuhyun bisa merasakan berdebar, sekaligus nyaman. Bahkan para Dewi di olympus tak ada yang bisa menaklukan Kyuhyun untuk menjadi pasangannya. Dan sekarang Ia terpesona dengan seorang namja yang memang kecantikannya melebihi seorang Dewi!

 

Dreettt

 

Ponsel Kyuhyun bergetar di saku celananya. Well, Ponsel canggih ini Changmin yang memberikannya. Hanya untuk berjaga-jaga jika saudaranya ini butuh bantuan.

Dengan cepat Kyuhyun mengangkat panggilan telpon dari I-Phone hitamnya.

 

“Apa?” Kyuhyun menjawab panggilan itu dengan suara yang dingin

 

“Hey! Kyuhyun-ah. Kenapa suaramu seperti itu? Baru sebentar saja kau di Bumi sudah seperti itu. Apa yang terjadi?” Suara Changmin di sebrang sana terdengar, namja itu bertanya pada Kyuhyun dengan beruntun.

 

“Tak ada yang terjadi” Kyuhyun kembali berucap dingin. Ayolah, Ia enggan di jadikan bahan tertawaan oleh Changmin. Well, tak pernah ada yang bisa menaklukan Kyuhyun di Olympus. Sekarang? Hanya dalam waktu hitungan detik Sungmin sudah menaklukan Kyuhyun! Padahal Namja itu hanyalah Seorang HalfBlood!

 

“Kau berbohong Kyu. Ayolah jujur padaku. Apa kau jatuh cinta pada Lee Sungmin, eoh?”

 

Sial!! Kenapa Changmin bisa menebaknya dengan sangat cepat?!

 

“Tidak, aku tidak jatuh cinta padanya”
“Aku saja sempat terpesona dengan Sungmin. Apa kau benar tidak terpesona sedikitpun, Kyu?”

 

“Tidak, dan aku akan segera membunuhnya!!”

“Well, aku yakin kau akan jatuh cinta sepenuhnya pada namja itu. Ah-ya Kyu aku sudah mengirimkan sebuah mobil lambhorgini orange yang sudah terparkir di parkiran sekolah dan di dalam mobil ada alamat untuk apartement barumu. Ingatlah kau manusia sekarang, jangan gunakan kekuatanmu disini” Ujar Changmin di sebrang mengingatkan saudaranya ini. Yah-Kyuhyun terkadang tidak bisa mengendalikan kekuatannya.

 

“Hm, aku akan bersikap baik dan segera menyelesaikan misiku”

 

PIP

 

Panggilan itu Kyuhyun matikan. Ia enggan harus mendengarkan celotehan Changmin. Well, Lebih baik Kyuhyun langsung masuk kelas matematika. Ia harus berlaku baik sebagai manusia bukan? Mungkin Ia bisa bertemu dengan Sungmin di kelas Matematika.

 

Dengan cepat, Kyuhyun segera melangkahkan kakinya ke kelas Matematika yang berada di lantai 2 sebelah utara gedung sekolah ini. Butuh waktu 10 menit untuk Kyuhyun sampai kesana. Tentu saja, sekolah ini benar-benar sangat luas seperti kastil.

Kyuhyun pun masuk ke dalam kelas. Namja tampan itu kini duduk di paling belakang. Semua orang yang ada dalam ruangan kelas itu menatap Kyuhyun tanpa berkedip. Bahkan beberapa yeoja ada yang langsung menghampiri Kyuhyun. Tapi sayangnya tak satupun Kyuhyun gubris godaan yeoja itu. Menurut namja manis ini tak ada yang bisa membuatnya terpesona selain Lee Sungmin! Sungguh Kyuhyun mengharapkan kehadiran Sungmin sekarang.

 

Tepat setelah yeoja terakhir yang mencoba mengajak Kyuhyun berkencan kembali ke tempat duduknya. Bel berbunyi tanda pelajaran Matematika akan segera dimulai. Tepat saat itu juga, sosok yang sudah Kyuhyun tunggu sedari tadi datang dengan nafas yang tersenggal. Ya- Lee Sungmin tengah berlari-lari untuk sampai ke kelas ini. Namja manis itu kini mulai mengedarkan pandangannya, untuk mencari beberapa meja yang kosong. Ya! Hanya satu meja yang kosong. Meja itu di samping Kyuhyun! Dengan senyuman manisnya, Sungmin melangkahkan kakinya menghampiri meja yang bersebelahan dengan namja yang beberapa jam lalu membuatnya berdebar. Senyum itu merekah diwajah cantiknya. Membuat Kyuhyun yang melihat pandangan itu pun tersenyum.

 

Sreettt

 

Kursi itu di tarik oleh Sungmin. Namja manis itu pun duduk dengan tatapan yang masih menatap Kyuhyun penuh kagum. Ah- ketampanan Kyuhyun selalu membuatnya lupa apapun.

 

“Kyunie, kita bertemu lagi” Sapa Sungmin dengan wajah yang merona. Saat ini jantungnya benar-benar berdebar tak karuan.

 

“Minnie cukup panggil aku Kyu aja, arra?” Kyuhyun berdiri sedikit dan mencondongkan tubuhnya ke arah Sungmin. Sehingga Sungmin bisa merasakan nafas Kyuhyun yang menerpa wajahnya.

“Panggil aku, Kyu” Bisik Kyuhyun yang terdengar menggoda di telinga Sungmin. Sungguh, dengan jarak 3 cm di depan wajahnya Kyuhyun bisa membuat Sungmin berdebar dan tak bisa bernafas!

“Ayo panggil aku Kyu, Minnie-ya”Kyuhyun semakin mempersempit jaraknya dengan Sungmin. Sehingga kening dan hidung mereka saling bersentuhan. Ah- wajah Sungmin kini sudah terlihat seperti kepiting rebus di hadapan Kyuhyun. Dengan cepat namja manis itu mengangguk patuh. Sungguh, berdekatan dengan Kyuhyun sangat berbahaya bagi jantungnya!!

 

“Hm, Kyu” Ucap Sungmin pelan sambil memalingkan wajahnya. Membuat Kyuhyun langsung menjauhkan jarak mereka dan tersenyum penuh arti pada Sungmin.

 

Tepat saat itu juga Park Seongsaeng masuk kedalam kelas. Mereka pun kembali fokus untuk memperhatikan pelajaran Park Seongsaeng yang menerangkan tentang kalkulus dasar. Kyuhyun hanya diam menatap Park Seongsaeng dan mulai mengerti apa yang namja paruh baya itu katakan tentang pelajaran kalkulus yang menurut Kyuhyun membosankan.

 

Sudah hampir tiga jam Park seongsaeng berceloteh sambil memberikan beberapa soal untuk latihan. Dan kini Park seongsaeng mulai kembali berbicara untuk membagi murid yang berisikan 20 orang untuk dijadikan beberapa kelompok.

 

“Kalian akan melakukan tugas dariku berpasangan. Tugas ini harus di kumpulkan besok. Dan aku akan membagi kalian 10 pasangan. Baiklah dengarkan!” Namja paruh baya itu berdehem sebelum melanjutkan kembali ucapannya.

 

“Victoria dan Sulli. Eunhyuk dan Donghae. Minhyun dan Minki. Yooara dan Yooyoung. Sooyoung dan Yoona. Naeun dan Eunji. Zhoumi dan Henry. Ryeowook dan Yesung. Chorong dan Hayoung dan yang terakhir Sungmin dan Kyuhyun. Kalian harus membuat makalah tentang kalkulus dan besok sudah harus di kumpulkan! Baiklah kelas selesai” Dan Park Seongsaeng pun keluar kelas setelah memberikan pengumuman tentang tugas yang harus diselesaikan muridnya.

 

“Aku bersamamu Minnie” Ucap Kyuhyun yang kini sudah berdiri di samping Sungmin. Sehingga membuat Sungmin mengadahkan kepalanya untuk menatap Kyuhyun.

 

“Bagaimana kalau hari ini di apartementku? Pulang sekolah nanti tunggu aku di tempat parkir” Sungmin hanya mengangguk sambil mencoba menstabilkan debaran jantungnya.

 

“Baiklah, aku harus ke kelas fisika. Sampai jumpa Minnie” Dan Kyuhyun pun melangkahkan kakinya keluar dari kelas dengan senyum mengerikan yang menghiasi wajah tampannya.

 

‘Aku harus membunuh Sungmin di Apartement nanti’

.

.

.

Tak terasa bel tanda pulang sudah berbunyi. Membuat semua siswa dan siswi Suju Senior High School sudah berhamburan keluar kelas. Termasuk Kyuhyun yang kini sudah melangkahkan kakinya keluar dari kelas Kimia. Kyuhyun sudah tak sabar ingin bertemu Sungmin. Ia sungguh ingin misinya cepat selesai. Walaupun enggan harus membunuh namja secantik Sungmin tapi Kyuhyun tidak punya pilihan lainkan? Satu-satunya cara agar Zeus tidak menghukumnya dengan menjadi manusia adalah membunuh Sungmin. Ia harus menghilangkan perasaannya pada Sungmin.

 

Langkah Kyuhyun kini sudah sampai di parkiran. Kyuhyun mengedarkan pandangannya untuk mencari mobil lamborghini yang sudah Changmin siapkan. Akhirnya mata obsidiannya menemukan objek yang tengah dikerumuni oleh beberapa siswa. Kyuhyun pun dengan cepat masuk kedalam kerumunan yang tengah mengerumuni mobil mewahnya. Dengan cepat dibukanya pintu mobil itu dan namja tampan itu segera masuk untuk menunggu Sungmin, tanpa menggubris tatapan iri yang Ia dapat.

Setelah lima menit akhirnya Sungmin menunjukan batang hidungnya. Namja manis itu berlari kecil untuk menghampiri Kyuhyun. Well, memang Kyuhyun sedari tadi menatap Sungmin lewat kaca mobilnya dan mata foxy namja manis itu menangkap tatapannya.

Kini Sungmin sudah di depan pintu mobilnya. Kyuhyun pun keluar dan membukakan pintu untuk Sungmin. Sungmin tersenyum manis dan masuk kedalam lamborghini milik Kyuhyun. Membuat para siswi yang melihatnya iri dengan Sungmin yang di perlakukan manis oleh Kyuhyun.

“Maafkan aku karena terlambat” Ucap Sungmin penu penyesalan

 

“Tak apa Minnie. Sekarang kita ke apartementku?” Kyuhyun tersenyum penuh arti pada Sungmin. Namja tampan itu pun mulai menyalakan mesin mobilnya dan melaju ke apartement miliknya. Berhati-hatilah Sungmin!

 

T.B.C

 

Mind To Review?

 

Astia Morichan^^

Advertisements

One thought on “I Must Kill You, But I Love You | Chap 2| KyuMin| Yaoi

  1. Pingback: Library Fict | astiamorimoto

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s