Challange To Be A Gay | SasuNaru | Yaoi

Challange To Be A Gay
Rated M
Chara Belong To Masashi Kishimoto
Romance, Drama
Warning : TYPO, OOC, BL, YAOI, Ide pasaran, DLDR! ETC!
Naruto menyesal menerima tantang dari sahabatnya yang baru Ia ketahui adalah Gay. Uchiha Sasuke mencoba menjeratnya masuk kedunia miliknya karena taruhan bodoh dari Sasuke.
‘Jika dalam lima hari aku tidak bisa membuatmu menjadi gay maka aku akan menuruti semua kemauanmu. Tapi jika kau menyerah sebelum lima hari maka kau tak akan kubiarkan pergi. Bagaimana?’

Uchiha Sasuke X Namikaze Naruto
EnJOY!
Happy Reading !

oOo

“Enghhmm” Naruto melengguh pelan. Sial! ia benci dengan keadaan seperti sekarang. Ia sama sekali tidak bisa menjadi dominan! Membiarkan pria berambut raven itu menciumnya dengan paksa di perpustakan sekolah yang untungnya sepi! Double shit! Naruto tidak bisa bergerak sedikit pun untuk mendorong tubuh sahabatnya menjauh. Bukannya menjauh, tubuhnya malah seakan lemas ketika pemuda berambut raven itu- Uchiha Sasuke semakin memperdalam ciumannya. Untung saja Sasuke memeluk pinggangnya dengan erat. Sasuke semakin memainkan lidahnya untuk mengekspolarasi rongga hangat milik Naruto. Menyesap rasa manis di dalamnya. Mengajak lidah Naruto yang pasif untuk bermain dengannya. Tapi sayang, Naruto memilih tidak membalas ciumannya dan hanya bisa melengguh pelan menikmati ciuman yang Sasuke berikan. Well, hanya dengan Naruto tidak menolak ciumannya dan menikmatinya saja sudah membuat Sasuke senang.

“Anhh,,” Naruto mendesah pelan, ketika Sasuke melepaskan ciuman di bibirnya, lalu menjelajahkan ciuman ke lehernya. Sial! Naruto benci suaranya! Tidak seharusnya Naruto mendesah seperti layaknya wanita! Teme sialan! Merapenya di tempat umum! Lebih sialnya lagi, Naruto itu normal! Catat itu NORMAL!! Ia hanya tidak mengerti kenapa bisa terperangkap jebakan Sasuke seperti ini!

“Hah,, hah” Nafas pemuda berambut blonde itu terengah. Naruto menghirup oksigen dengan cepat. Dadanya naik turun, wajahnya pun sudah memerah sempurna. Sementara Sasuke hanya menyeringai licik ke arahnya.

“Menyukainya Dobe?” Sasuke berbisik seduktif di telinganya, sambil menjilat cuping pemuda berambut blonde itu.

“Sialanhh kau Teme!!” Naruto mencoba mendorong tubuh Sasuke agar menjauh. Ia sungguh tidak rela jika Sasuke kembali menyentuhnya. Ia benar-benar tak percaya dengan apa yang sudah Ia lakukan. Jika Sasuke itu gay, seharusnya jangan mengajaknya ke lingkaran seperti itu. Demi Tuhan! Naruto masih sangat menyukai wanita berpayudara besar dengan badan seperti violin! Tapi jika seperti ini terus, Naruto bisa-bisa menjadi gay seperti Sasuke dan tidak akan menyukai wanita sexy lagi!. Memikirkannya saja membuat Naruto bergidik ngeri.
“Apa yang kau pikirkan Naruto?” Suara baritone milik Sasuke kembali terdengar, membuat Naruto menoleh sambil memandang tajam Sasuke yang masih menunjukan seringaian miliknya.

“Errr, Menjauh dariku Sasuke! Aku sudah tidak tahan. Aku mengaku kalah!” Naruto terlihat putus asa saat mengucapnya. Jujur, jika saja Ia punya mesin waktu. Sudah di pasti Naruto tak akan bermain-main dengan sahabatnya itu.

“Tidak semudah itu Naruto. Perjanjiannya kan 5 hari. Ini baru dua hari kau coba” Sasuke kembali berbisik, sambil mengecup cuping telinga pemuda beriris sapphire itu.

“Aku menyerah Teme. Sudahlah, aku pulang duluan” Naruto mendorong tubuh tegap Sasuke, sehingga pemuda berambut raven itu sedikit bergeser untuk memberi jalan padanya. Tapi belum satu langkah Naruto berjalan, Pria bermarga Uchiha itu kembali menarik tangannya. Sehingga Naruto ada di pelukan Sasuke. Beruntunglah kau Naruto, sekolah sudah sepi jadi tak ada yang bisa melihat kalian.

“Oi, Teme lepaskan aku” Naruto mencoba menarik tangannya yang di cengkram erat Sasuke.

“Kau tahu Naruto? Aku tak pernah menerima penolakan. Jadi kau harus meneruskan taruhan ini. Jika kau menyerah sampai sini, maka aku akan menyebarkan foto ciuman kita pada Sakura. Bagaimana?” Sasuke kembali menyeringai licik. Sementara Naruto sudah terlihat menahan emosinya untuk tidak menendang Sasuke ke negri antah berantah yang di sebut ‘Neverland’ Jika saja pulau itu ada, maka Naruto tidak akan segan melempar Sasuke kesana!!

“Teme sialan! Baiklah aku akan lanjutkan taruhan bodohmu itu!!” Naruto menatap Sasuke kesal. Sungguh, Naruto bertanya-tanya selama dua hari ini. Dosa apa yang sudah Ia lakukan sehingga harus bersama Sasuke?

“Baguslah” Sasuke lalu menggenggam tangan Naruto, sehingga Ia menggandeng tangan Naruto menuju parkiran di sekolahnya. Sementara Naruto mau tidak mau mengikuti bungsu Uchiha itu.

oOo

Two days ago

Naruto berdiri di depan pintu kamar Sasuke. Tubuhnya menegang kaku. Ia sungguh tidak percaya dengan apa yang matanya lihat. Demi Dewa Kurama yang menguasi alam!! Ia sangat tidak percaya! Bahkan pemuda bersurai blonde itu harus mengucek matanya beberapa kali, berharap Ia salah liat. Tapi apa yang di tangkap oleh penglihatannya adalah nyata. Sungguh Naruto ingin sekali menggerakan tubuhnya untuk berbalik, dan memilih kembali ke rumahnya dari pada mempercayai apa yang Ia lihat. Sialnya matanya tak bisa di ajak bekerja sama! Ia masih saja menatap Sasuke yang topless sambil menonton blue film YAOI di kamarnya. Pemuda itu bahkan mengeluarkan erangan tertahannya, sambil memainkan genitalnya yang membesar sempurna.

“Shh,, Na-naruto,hh” Sasuke bahkan mendesahkan namanya, ketika orgasmenya datang.

Naruto sama sekali sudah tidak bisa bergerak dari tempatnya. Ia sangat kaget! Sasuke berfantasi liar tentangnya. Sial! sial! Naruto masih tidak bisa mempercayainya. Demi Tuhan! Yang Ia tahu Sasuke itu normal sama sepertinya. Tapi kenapa sekarang seperti ini?

Prangg

Naruto tanpa sengaja menjatuhkan hiasan piring kecil di nakas, sehingga pecah. Membuat Naruto harus menelan salivanya gugup ketika Sasuke menatap ke arahnya dengan tatapan mengintimidasi miliknya. Rahang Sasuke mengeras, menandakan bahwa Ia tidak suka keberadaan pemuda bersurai blonde ini.

“H-hai Teme. Sepertinya aku mengganggumu. Sebaiknya aku pulang. Hehehe” Tertawa canggung, Naruto membalikkan badannya. Mencoba untuk kabur dari Sasuke. Tapi sepertinya Dewi Fortuna tidak mengambulkan keberuntungan Naruto saat ini. Suara dingin sarat akan kepatuhan terdengar jelas.

“Diam di tempat Naruto”

Gleekk

Naruto menelan salivanya gugup ketika mendengar langkah kaki mendekat ke arahnya. Sungguh, Ia sangat ingin kabur. Tapi sialnya tubuhnya kaku tidak bisa bergerak!! Naruto hanya bisa mengumpat dalam hati karena tubuhnya yang tidak bisa di ajak kerja sama di saat yang genting seperti ini.

Sasuke sudah mendekat ke arahnya. Wangi mint milik Sasuke tercium oleh hidungnya. Bahkan Naruto bisa merasakan punggungnya menyentuh dada bidang Sasuke.
Sreett
Dalam hitungan detik, Sasuke menarik tangannya hingga saat ini Ia berbalik menatap Sasuke yang sudah mengenakan boxernya, tanpa atasan. Sasuke bertelanjang dada di depannya. Sudah dipastikan jika semua wanita dan juga para uke akan mimisan jika melihat pemandangan seperti itu. Tapi sepertinya pengecualian untuk Naruto yang kini memicingkan matanya melihat Sasuke.
“Kau melihatnya Dobe?”

“Apa yang kulihat Te-teme?” Mencoba bersikap biasa, Naruto malah jelas sekali tengah berbohong karena gugup.

“Kau melihatku mastubrasi” Sasuke semakin menatapnya intens. Sementara Naruto yang di tatap hanya bisa diam dengan tubuh kaku.

“E-eh? A-aku juga sering bermastubrasi sepertimu Teme. Kau tenang saja. Hehehe” Naruto kembali mengeluarkan cengiran lebarnya.

“Aku Gay Naruto” dan pengakuan langsung dari Sasuke kembali membuatnya roboh. Seakan di sengat listrik 1000 megavolt! Astaga sahabatnya benar-benar gay! Siapapun tolong bantu Naruto untuk tidak mempercayainya!

“A-apa?”

“Aku Gay” pengakuan kedua dari Sasuke kembali memaksa Naruto untuk mempercayai apa yang sudah Ia lihat, dan juga Ia dengar. Sahabatnya Gay! Tapi sebagai sahabat Naruto bisa apa? Ia harus menerima keadaan Sasuke dalam suka maupun duka kan? Jadi tentu saja walaupun Sasuke gay, Naruto tidak akan mempersalahkan itu. Toh, Ia kan normal. Masih menyukai dada perempuan!

“Walaupun kau gay teme, aku tetap akan menjadi sahabatmu. Jadi kau tenang saja oke?” Naruto kembali tersenyum tulus ke arah Sasuke. Membuat pemuda berambut raven itu menghela nafas lega, karena Naruto bisa menerimanya.

“Kau tak akan menjauhiku?” Mencoba memastikan ucapan dari pria berambut blonde ini, Sasuke kembali memicingkan matanya.

“Tidak untuk apa?”

“Kau tidak takut akan tertular menjadi gay Naruto?” Pertanyaan dari Sasuke membuat tubuh Naruto kembali menegang. Jujur, Ia takut. Tapi Ia tidak mungkin menjauh dari Sasuke kan? Ayolah itu adalah hal sulit untuk di lakukan!

“Tidak. kau ada-ada saja Teme. Gay itu bukan virus yang menular. Apa setelah kau menjadi gay kau jadi bodoh Sasuke teme?” Naruto kembali mengeluarkan senyum hangatnya, membuat Sasuke kembali mendesah lega. Tapi sedetik kemudian, Sasuke menyeringai tipis tanpa Naruto sadari.

“Tentu saja itu menular Dobe. Baiklah, kita taruhan. Jika dalam lima hari aku tidak bisa membuatmu menjadi gay maka aku akan menuruti semua kemauanmu. Tapi jika kau menyerah sebelum lima hari maka kau tak akan kubiarkan pergi. Bagaimana?” Naruto hanya bisa menelan salivanya kembali mendengar taruhan yang di ucapkan Sasuke. Sungguh, Ia sama sekali tidak percaya jika gay bisa menular. Ayolah itu bukan penyakit seperti virus ebola! Toh Naruto juga percaya bahwa dirinya 100% NORMAL!! Catat itu! Naruto menyukai WANITA! Ia yakin, Ia tidak akan mungkin menjadi gay hanya dalam waktu 5 hari. Ah, tantangan Sasuke terlalu mudah untuknya.

“Deal, hanya 5 hari. Maka kau akan menuruti semua kemauanku Teme” Naruto mengulurkan tangannya ke arah Sasuke, dengan senyum yang masih menghiasi wajah pemuda berkulit tan itu.

“Deal” Sasuke membalas jabatan tangan Naruto, dengan memamerkan seringaian liciknya yang tidak di ketahui oleh pria berambut blonde itu.

Dan itu adalah awal dari semua kejadian menyiksa yang Naruto alami.

To Be Continued
Hehehe, ini FF yang muncul dari pikiran nista saya -__- FF pertama SasuNaru. Semoga suka minna-san ^^ otak fujo lagi turn on akhir-akhir ini. Jadi aku buat deh tentang SasuNaru yang emang cocok untuk berfantasi di khayalan saya. Wkwk ^^

So Mind To Review?

Astia Morichan^^

Advertisements

One thought on “Challange To Be A Gay | SasuNaru | Yaoi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s