Just One Night Stand, Right? ChanBaek Version| Yaoi| Warning

Just One Night Stand, Right?

Rate M

Chara Belong To God.

Romance, Drama

Warning : TYPO, OOC, BL, YAOI, DLDR! ETC!

Tidak pernah terlintas di pikirannya untuk menjadi seorang escort dalam hidup Baekhyun. Apalagi menjadi partner dari Park Chanyeol, seorang pria beristri dan mempunyai anak. Ia tahu ini sangat gila. Tapi Baekhyun butuh uang! Ia tergiur dengan uang yang di tawarkan CEO muda itu!

Park Chanyeol X Byun Baekhyun

Oh Sehun X Xi Luhan

Baekhyun, Sehun, Luhan: 19 tahun

Tao : 16 tahun

Chanyeol, Seulgi : 28 tahun

a/n: Cerita ini adalah cerita asli temen saya. Temen saya yang ngalamin hal ini. Terus setelah dapet izinnya, aku akhirnya di perbolehkan ngangkat kisahnya jadi FF. Walaupun ada yang beda dengan aslinya. Tapi di chap ini semuanya sama. Kalau mau happy ending bisa, kalau mau tragis seperti aslinya bisa. Gimana minat kalian guys.

Italic itu Flashback

 

so, EnJOY!

Happy Reading ^^

 

oOo

Tubuh Baekhyun menegang ketika mendengar penjelasan dari sahabatnya. Memang, Ia butuh uang. Tapi tidak dengan menjual tubuhnya pada seorang pengusaha kaya raya yang sudah beristri dan beranak. Hell! Itu tidak pernah ada di dalam benak pemuda berperawakan mungil itu untuk menjadi seorang escort. Byun Baekhyun memang gay, ya dia penyuka sesama jenis. Sudah satu tahun Baekhyun terjebak pada dunia itu. Baekhyun sudah punya banyak sekali pacar. Dia berpengalaman dalam berbagai hal. Mengalami pedih dan senangnya dunia itu. Tapi di setiap hubungannya, dia selalu menjadi yang dominan. Baekhyun tidak pernah menjadi seseorang yang pasrah dan menikmati perlakuan dari dominan. Baekhyun itu seme! Bukan uke seperti yang sekarang orang itu pinta. Demi Tuhan, Ia sama sekali tidak pernah di tusuk, yang ada Baekhyun yang menusuk!

 

“Tidak, Sehun-ah. Aku tidak mau!” Baekhyun menatap sahabat berkulit albino itu dengan tatapan tak suka.

 

“Bukankah kau ingin uang? Toh kau juga tidak rugi. Bukankah kau sudah sering bercinta dengan para pacarmu itu?” Tanpa menatap Baekhyun, pemuda berkulit albino itu malah memainkan smartphone putihnya.

 

“Tapi tidak dengan menjadi partner dari laki-laki berumur 28 tahun Sehun-ah! Itu gila! Apalagi pria Park itu yang sudah mempunyai istri dan satu orang anak. Demi Tuhan Sehun-ah, aku tidak pernah berpikir akan melakukan hal ini walaupun aku butuh uang.”

 

“Uang yang di tawarkan Chanyeol itu sebesar 50 juta won. Ku pikir dia gila karena mau membelimu dengan harga setinggi itu. Bahkan pemuda secantik Kyungsoo Hyung Ia tolak, dan lebih memilihmu.” Baekhyun kembali manatap Sehun. Pemuda mungil itu mulai berpikir. Toh Ini juga hanya one night stand kan? Ia tidak akan bertemu dengan pria itu lagi. Uang yang di tawarkan memang cukup menggiurkan. Baekhyun sangat membutuhkan uang kali ini.

 

“Baiklah. Aku akan menerima tawaran itu.” Baekhyun menghela nafasnya. Ia benar-benar tidak menyangka jika akan melakukan hal seperti ini. Ini benar-benar gila. Baekhyun rasa Ia perlu seorang dokter untuk menyembuhkan pikirannya.

 

“Bagus. Segera hubungi Tuan Park itu. Dia pasti menunggu jawaban dari mu,” Sehun menyeringai ke arahnya. “Lalu aku akan membawa Luhan ge, agar bisa mengajarimu menjadi seorang uke yang memuaskan.” Sehun berdiri dari duduknya, lalu pergi meninggalkan Baekhyun yang kini siap melempar wajah Sehun dengan remote yang sejak tadi Ia pegang.

 

“Sialan, kau Sehun!”

 

oOo

 

Pemuda jangkung bersurai hitam itu kini tengah berkutat di laptopnya. Mata obsidiannya tak pernah lepas memandangi objek di depannya. Lelaki berusia 28 tahun itu, tengah melihat foto seorang pria bersurai coklat dengan pose imut yang Ia temui di tempat gym sebulan yang lalu. Pemuda itu selalu ada di dalam pikirannya. Seperti sekarang, Ia tidak lelah untuk mengajak pemuda itu bercinta dengannya. Uang 50 juta won itu sangat sedikit jika di bandingkan dengan Ia bisa menikmati tubuh pemuda bersurai coklat itu. Ia tahu ini gila, Chanyeol itu sudah punya seorang istri yang cantik- Seulgi yang sudah menjadi pendamping hidupnya selama lima tahun. Walaupun Ia sudah berusaha untuk mencintai gadis, tapi nyatanya tidak bisa. Sejak awal Chanyeol memang mempunyai orientasi yang menyimpang sehingga Ia tidak tertarik dengan wanita yang sudah memberinya seorang putri.

 

“Appa, ayo kita makan.” Seorang gadis berperawakan mungil berumur empat tahun menghampirinya. Gadis kecil itu- Park Hyuna yang mempunyai wajah versi wanita sepertinya mendekat menerjang sang ayah . Sang ayah langsung membawanya ke dalam pelukannya. Lalu menggendong Hyuna, dan mengecup pipi gadis itu pelan.

“Nanti Appa akan menyusulmu.” Chanyeol lalu melepaskan gadis kecil itu, dan gadis itu kini terlihat mengerucutkan bibirnya.

 

“Baiklah.” Setelah itu, Hyuna berbalik pergi menjauhi ruangan kerja ayahnya. Chanyeol tersenyum melihat punggung Hyuna yang menjauh. Ia memang menyayangi gadis kecil itu. Chanyeol bersyukur Ia bisa memberikan Seulgi benihnya, walaupun saat itu dalam keadaan mabuk. Sejujurnya, Chanyeol takut jika Hyuna menyadari penyimpangannya. Gadis itu pintar, seperti dirinya. Chanyeol yakin, suatu saat nanti Hyuna akan menyadarinya.

 

Drrtt Drttt

 

Ponsel berwarna hitamnya itu bergetar. Chanyeol meraih ponsel pintarnya, yang berada di meja. Lalu sudut bibirnya tertarik ketika melihat siapa yang menelfonnya. Tanpa berpikir panjang, Chanyeol mengangkat panggilan itu.

 

“Hn, Baekhyun. Bagaimana jawabanmu?” seringaian terukir di wajah tampan CEO Park itu. Ia sudah memprediksikan apa jawaban dari pemuda bersurai coklat itu.

“A-aku menerimanya Chanyeol-ssi.” Baekhyun tergugup di sebrang sana. Membuat Chanyeol semakin melebarkan seringaian miliknya itu.

 

“Bagus. Jangan memanggilku sepert itu. Kau bisa memanggilku Chanyeol, Baek.”

 

“Baiklah,Yeol. Kapan kita akan bertemu?”

 

“Besok malam, di Hotel Gwangdo. Aku akan mengabarimu lagi nanti.”

 

“Baik. Terimakasih.” Dan Baekhyun menutup panggilan itu sepihak. Membuat Chanyeol semakin tersenyum karena tingkah pemuda itu. Sungguh, Chanyeol sangat penasaran dengan pemuda itu. Ia sudah tidak sabar untuk mencicipi tubuh dari pemuda itu.

 

oOo

 

Baekhyun memandang Luhan yang berada di depannya dengan tatapan horor. Kekasih dari Oh Sehun itu benar-benar gila di matanya. Astaga, kenapa Ia harus melakukan hal seperti ini sekarang?!!

 

“Baekie, kau harus menggerakan pantat mu itu ke atas. Berjinjitlah lebih tinggi, sambil pegang nipple mu itu dan berikan tatapan menggoda.” Luhan menatap Baekhyun dari depan. Pemuda keturunan Cina itu nampak menahan senyumnya. Ini adalah hal langka menyuruh Baekhyun melakukan hal seperti ini. Pemuda bersurai coklat itu kini tengah memakai kemeja berwarna putih yang kebesaran di tubuhnya, sehingga memperlihatkan bahu miliknya. Tapi sekarang, kemeja itu terlihat berantakan. Pasalnya, Baekhyun sudah menarik kemeja itu ke atas, sehingga memperlihatkan paha mulusnya beserta nipplenya yang sedikit menengang karena di sentuh oleh jemarinya. Sialan! Luhan mengerjainya dengan kejam!

“Cepat Baekie-ah, pasang mata sayumu dengan tatapan memohon sambil menggigit bibir bawahmu. Aku yakin, Tuan Park itu akan menghajarmu di tempat jika kau melakukannya.” Baekhyun menatap kesal pada Luhan. Jujur saja, Baekhyuun sudah terangsang sekarang karena menyentuh dirinya sendiri. Ia lalu menatap Luhan dengan tajam.

 

“Ne, Luhan-ge. Sebaiknya kau segera pergi atau aku akan menyerangmu sekarang.” Dan tubuh Luhan membatu ketika mendengar ucapan dari sahabatnya. Ia tahu, Baekhyun serius, dan ini salahnya karena membuat pemuda itu terangsang seperti ini. Sial! Luhan tidak ingin menjadi korban dari pemuda liar itu.

 

“A-aku pergi.” Dan Luhan segera berdiri meninggalkan kursinya. Menjauh dari kamar Baekhyun, sebelum menutup pintu kamar itu.

 

“Sialan! Aku harus menyelesaikannya sendiri.” Baekhyun mengumpat dengan keras. Ia lalu berjalan ke arah kamar mandi yang berada di dalam kamarnya. Tak henti-hentinya Baekhyun mengumpat ulah Luhan yang menyuruhnya menyentuh dirinya sendiri sambil membayangkan sosok Chanyeol. Jujur saja, Baekhyun itu tertarik ketika pertama kali melihat Chanyeol. Pemuda itu sangat tampan di lihat dari sudut mana pun. Nampak mempesona ketika pria itu tidak mengenakan atasannya, untuk menutupi tubuh sixpacknya yang sudah di hiasi oleh keringat. Sehingga membuatnya nampak sexy! Baekhyun bahkan selalu membayangkan moment pertemuan pertamanya dengan Chanyeol.

 

“Anhh,,Yeolhhh,,,” dan Baekhyun berhasil mengeluarkan erangannya. Memanggil nama Chanyeol, sambil memainkan genitalnya yang sudah menengang sejak tadi.

 

‘Sial, tidak seharusnya aku onani sambil memanggil namanya!’

 

oOo

 

Baekhyun sudah berada di sebuah tempat gym bernama Return. Tempat gym yang berada di gedung olahraga milik Park Corp itu memang terkenal di kalangan sepertinya. Untuk mencari seorang mangsa yang bisa di jadikan kekasih. Tapi niat Baekhyun bukan itu! Ia kesini karena di suruh oleh Sehun, yang akan memperkenalkannya pada seorang Park Chanyeol. Sebenarnya, Baekhyun tidak mengerti dengan jalan pikiran Sehun. Kenapa harus di tempat gym? Toh Baekhyun tidak akan berolahraga untuk membentuk tubuhnya, dan bocah Oh itu tidak datang sekarang. Padahal Ia berjanji untuk datang jam dua. Tapi sekarang sudah lebih dari 30 menit!!

“Sial, dimana Sehun sekarang?” Baekhyun menghela nafas bosan, Ia memainkan ponselnya. Mengetik pesan pada Sehun yang sampai sekarang tidak kunjung datang.

 

“Sendirian?”Suara baritone itu terdengar dengan jelas di telinganya. Sehingga Baekhyun menoleh kesamping, dimana seorang pria berperawakan jangkung yang hanya mengenakan celana olahraganya tanpa menutupi tubuh atasnya yang berotot. Tubuh itu di penuhi oleh keringat, membuat kesan sexy di mata Baekhyun ketika melihat pria itu. Demi Tuhan! Pria itu benar-benar sangat menggoda. Baekhyun pikir jika Ia menjadi seorang Seme untuknya akan menjadi sangat menarik. Baekhyun lalu tersenyum ke arah pria itu.

 

“Ya, temanku belum datang.” Pria itu terperangah melihat sosok Baekhyun di depannya. Lalu Ia duduk di samping Baekhyun, sambil menyodorkan minuman isotonik miliknya.

 

“Mau?” dan Baekhyun menggeleng pelan.

 

“Hn. Tidak berolahraga?” Pria itu bertanya, sambil menyesap minuman isotonik miliknya.

 

“Tidak. Sudah aku katakan bukan? Aku menunggu temanku.” Baekhyun masih memainkan ponselnya, sedetik kemudian Ia tersenyum mendapat pesan dari Sehun. Pria berkulit albino itu sudah berada di depan pintu. Baekhyun pun berdiri dan menatap pintu masuk. Sudah jelas di matanya, seorang Oh Sehun tengah berjalan ke arahnya. Melihat Sehun yang sangat santai, membuat perempatan di alisnya berkedut.

 

“Cepat sedikit Sehun-ah!” Baekhyun berseru kencang. Sehun yang mendengarnya mendecih tak suka. Tidak ingin Baekhyun semakin menjadi, Sehun segera mempercepat langkahnya sehingga Ia sudah berada di depan Baekhyun.

 

Pletakk

 

Jitakan itu mendarat di kepalanya. Membuat Sehun meringis kesakitan sambil menatap Baekhyun yang terlihat marah di depannya.

 

“Sakit Hyung !” Sehun mengelus kepalanya yang sekarang sudah berdenyut sakit.

 

“Kenapa kau telat hah? Aku sudah setengah jam menunggu mu seperti orang gila!” Sehun menolehkan kepalanya. Matanya kini beralih pada sosok pria jangkung yang berada di samping Baekhyun.

 

“Cih, merepotkan. Harusnya kau berterimakasih aku telat, karena aku tidak usah memperkenalkan Park Chanyeol lagi padamu.” Baekhyun mengernyitkan alisnya tidak mengerti. Sementara pria yang berada di sampingnya malah menyeringai ke arahnya.

 

“Mana Park Chanyeol? Sejak tadi aku tidak melihatnya.” Tanpa memperdulikan Baekhyun, Sehun lalu berjalan mendekat ke arah Chanyeol. Ia mengulurkan tangannya pada Chanyeol yang di sambut oleh pria itu.

“Senang bertemu lagi denganmu Chanyeol-ssi.” Dan manik Baekhyun membulat, ketika tahu siapa yang di maksud oleh Sehun. Dengan gugup Baekhyun melirik ke arah Sehun dan Chanyeol.

 

“Hn.” Chanyeol hanya berdehem, sambil melepaskan genggaman tangannya pada Sehun. Sehun lalu duduk di kursi sambil menyilangkan tangannya.

 

Baekhyun menelan salivanya gugup. Sial! jadi pria yang sempat Baekhyun kagumi itu adalah Park Chanyeol! Dengan gugup, Ia pun berbalik. Mengulurkan tangannya ke arah Chanyeol, yang langsung disambut oleh pria itu.

 

“Salam kenal Chanyeol-ssi. Aku Byun Baekhyun.” Baekhyun tersenyum kikuk, ketika Chanyeol meremas tangannya. Sial! Tuan Park itu menggodanya!

“Park Chanyeol.” Chanyeol menyeringai ke arahnya. Lalu pria itu menarik Baekhyun ke dalam pelukannya, sambil berbisik pelan. “Selamat datang di duniaku Baekhyun-ah.”

“Ehm, Jadi bagaimana? Apa tugasku sudah selesai Chanyeol-ssi?” Sehun berdehem pelan. Lalu Chanyeol melepaskan pelukannya pada Baekhyun yang sekarang masih mencerna apa yang sedang terjadi. CEO muda itu tersenyum ke arah Sehun.

 

“Ya, kau sudah selesai.” Sehun tersenyum mendengarnya. Ia lalu membungkuk pelan dan membalikan badannya. ah, hari ini Ia ada janji dengan Luhan. Ia tidak mau membuat kekasihnya menunggu.

 

“Sampai jumpa, Baek.” Dan Baekhyun hanya bisa mengumpat dalam hati melihat punggung Sehun yang semakin menjauh. Sial! di depan Chanyeol ini, Baekhyun memang harus menjaga imagenya agar tidak luntur.

 

“Aku akan bersiap sebentar. Kau tunggu disini.” Baekhyun hanya bisa mengangguk, sebelum melihat Chanyeol itu ikut pergi menjauh dari pandangannya.

 

“Sialan!!”

oOo

Chanyeol membawa Baekhyun ke sebuah Cafe yang berada di sebrang gedung itu. Pemuda itu memilih untuk duduk di pojok. Tempat yang memang cukup sepi di sana. Chanyeol memesan Black Coffe, Burger, Jus strawberry, serta spagethhi yang Baekhyun pinta. Makanan yang mereka pesan sudah tersedia di meja itu. Tanpa berpikir panjang, Baekhyun langsung melahap spagetthinya yang terlihat sangat lezat. Sungguh, spagethi ini benar-benar enak. Baekhyun bahkan sudah tidak memperdulikan Chanyeol lagi yang terkikik geli melihatnya.

 

“Kau bisa tersedak.” Baekhyun bahkan mengabaikan peringatan dari Chanyeol.

 

Chanyeol menyesap Black Coffenya, sambil terus menatap Baekhyun. Ia menyunggingkan seringaian tipisnya. Baekhyun benar-benar tipenya!

 

“Jadi apa kau mau menjadi bottom ku? Kau butuh uang kan?” Mendengar pertanyaan dari Chanyeol, membuat Baekhyun tersedak. Dengan cepat Ia meminum jus strawberrynya.

 

“Uhukk,, A-apa?” Sungguh, apa pendengaran Baekhyun kini sudah tuli sekarang? Demi Tuhan! Apa Ia memang salah dengar? Jadi bottom katanya? Hell! Baekhyun itu bukan seorang bottom. Seumur hidupnya, Baekhyun itu selalu menjadi seorang top!

 

“Jadi bottom ku, aku akan membayarmu 50 juta won jika kau mau.”dan manik miliknya itu membulat mendengar ucapan dari Chanyeol. Ini konyol! 50 juta won? Astaga itu lebih dari cukup.

Baekhyun menelan salivanya gugup, Ia lalu menatap Chanyeol.

 

“A-aku akan memikirnya Ch-chanyeol-sii.” Dan Chanyeol tersenyum mendengar jawaban dari Baekhyun.

 

“Aku menunggu jawaban yang tepat Baek.” Baekhyun mengangguk pelan, menyanggupi permintaan dari Park Chanyeol. Ia tahu ini gila. Tapi Baekhyun bisa apa? Ia butuh uang untuk keperluan hidupnya, dan menyembuhkan Tao.

 

To Be Continued

 

Escort : Nama lain dari Gigolo

Top : Seme

Bottom : Uke

 

Gimana ff nya? Edit versi Baekhyun. Superman return buat saya klepek-klepek.

Mind To Review? ^^

Astia Morichan

 

 

Advertisements

3 thoughts on “Just One Night Stand, Right? ChanBaek Version| Yaoi| Warning

  1. Anyeong baru mampir ke blog ini dan liat2 bbrp cerita maaf kalau sbelum nya belom komen hehe

    D sini baekhyun nya lucu gak sabar tunggu next chap nya, apa lagi pas baekhyun onani sndiri >\\<

    Belom pernah baca yg cerita asli nya sih, tp semoga ff ini d buat happy ending, krna pngen nya chanbaek 😂😂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s