I Love You, Hyung ! ChanBaek | Yaoi| Warning| Incest!

I Love You, Hyung!
RM 18!

Chara Belong To God, and over all this fict is mine

Warning ! Typo, OOC, Yaoi, Boys Love, DLDR!!

Baekhyun menyukai Chanyeol yang merupakan kakak barunya. Awalnya, Baekhyun membenci Chanyeol, yang sok mencari perhatian orang tuanya. Tapi karena suatu kejadian, Baekhyun menyukai Chanyeol. Dan semuanya berubah menjadi ambisi untuk mendapatkan kakak tirinya itu. Walaupun Chanyeol normal. Baekhyun akan membuat namja itu berbelok apapun caranya!

 

Park Chanyeol X Park Baekhyun

Other Pair

 

EnJOY!

Happy Reading, jangan lupa tinggalkan jejak walaupun setitik ^^

 

.

=oOo=

.

Namja bersurai coklat itu, kini menopang dagu dengan kedua tangannya. Manik kecoklatannya tak pernah lepas dari sosok pria bersurai hitam yang sedang menikmati sarapan paginya. Bibir sexy, Park Chanyeol bergerak perlahan untuk melumat pancake selai blueberrynya. Baekhyun menarik sudut bibirnya. Namja manis itu tersenyum melihat Chanyeol yang nampak menggoda. Sial! Bibir itu mengundangnya untuk segera melumatnya habis!

“Baekhyun,” Suara baritone itu mengalun indah memenuhi gendang telinganya. Bahkan Baekhyun harus mengerjapkan matanya beberapa kali, ketika namanya di panggil oleh Chanyeol.

“Y-ya?”

“Apa ada yang salah dengan wajahku? Sejak tadi kau tidak memakan sarapanmu. Kau hanya menatapku saja.” Chanyeol mengernyitkan sebelah alisnya bingung. Manik obsidiannya memicing saat menyadari tubuh adiknya menegang dengan cepat. Sebelum menggelengkan kepalanya.

“Err.. T-tidak, Yeol.” Tangan gemetaran Baekhyun bergerak untuk mengambil salah satu garpu, dan juga pisau. Tangan kirinya menggengam erat pisau, yang sekarang tengah membelah pancake di hadapannya. Kemudian tangan kanannya menggenggam sebuah garpu, yang dengan cepat melayangkan tusukan garpu itu pada pancake selai strawberry miliknya. Baekhyun memasukan bagian pancake yang sudah di potong olehnya ke dalam mulutnya. Melumatnya perlahan, sehingga bagian pancake itu melumer dalam mulutnya.

“Kemana Appa, dan juga Luhan?” Chanyeol bertanya sambil menyesap black cofee miliknya perlahan. Obsidiannya melirik Baekhyun, yang sekarang masih mencoba fokus menikmati pancakenya.

Baekhyun menoleh ke arahnya. Setelah menelan pancakenya, namja bersurai coklat itu menggeleng pelan.

“Aku tidak tahu. Mungkin mereka sudah berangkat duluan.” Chanyeol mengangguk pelan sebagai jawabannya. Namja berperawakan jangkung itu sudah menghabiskan sarapan paginya. Kemudian Chanyeol berdiri dari duduknya. Tangannya menarik tas ransel hitam yang berada di samping kursi.

“Aku akan menunggumu di mobil, Baek.” Chanyeol berbalik. Dengan langkah panjangnya, Ia melangkah menuju pintu keluar rumah megah itu. Chanyeol membuka pintu itu dengan gerakan kasual. Biasanya ada beberapa maid yang membukakan pintu. Tapi sialnya, Ayahnya itu meliburkan mereka. Hanya ada satu maid yaitu Seulgi, yang bertugas untuk memasak.

Melihat Chanyeol yang sudah keluar dari rumah. Baekhyun dengan cepat menyelesaikan sarapannya. Tangannya menarik segelas susu putih, lalu menyesapnya hingga tandas. Kemudian Baekhyun menarik tas berwarna coklat miliknya, dan menyampirkannya asal. Baekhyun berlari kecil menuju pintu. Lalu menutupnya sehingga menghasilkan bunyi yang cukup keras.

Baekhyun menyunggingkan senyumnya, saat matanya menangkap mobil ferrari berwarna merah yang terparkir tak jauh darinya. Baekhyun dapat melihat sosok Chanyeol, yang memainkan ponselnya. Dengan cepat, Baekhyun berlari menuju mobil. Sedetik kemudian, namja berparas cantik itu sudah duduk di samping kemudi. Chanyeol hanya bisa terkekeh pelan melihat tingkah Baekhyun yang seperti ini. Padahal dulu, Baekhyun terlihat sangat membencinya. Tapi akhir-akhir ini, namja bersurai coklat itu malah terlihat menempel padanya.

“Ayo pergi.” Baekhyun hanya mengangguk sebagai jawaban. Chanyeol melirik Baekhyun lewat ekor matanya. Kemudian, Chanyeol mendekat kearahnya. Tangannya terulur untuk menyentuh wajah Baekhyun. Jari-jari panjangnya mengelus sudut bibir Baekhyun yang di nodai oleh bekas susu putih yang tadi di minumnya.

Tubuh Baekhyun menegang seperti mendapatkan sengatan listrik statis, saat ibu  jari Chanyeol menyentuhnya. Bahkan Baekhyun harus menahan nafasnya kali ini, karena Chanyeol terlalu dekat dengannya. Baekhyun bisa mencium aroma mint yang menguar dari tubuh Chanyeol. Sehingga membuatnya sedikit pening, untuk segera menghirupnya dengan cepat.

“Ada bekas susu di bibirmu, Baek.” Chanyeol tersenyum ke arahnya. Senyuman yang membuatnya seakan meleleh seketika. Jantungnya bahkan berdetak dengan keras, bagaikan sebuah genderang. Ah- Baekhyun takut jika Chanyeol bisa mendengar debarannya!!

“Pakai sabuk pengamanmu. Kita ngebut hari ini. Sepertinya, kita akan telat.” Chanyeol semakin mendekat ke arahnya. Tangannya terulur ke belakang tubuh Baekhyun, dan mengambil seat belt. Lalu memakaikannya pada tubuh Baekhyun.

“Yeol…” Baekhyun berbisik lirih di telinganya, saat Chanyeol memakaikan seat beltnya. Kemudian Chanyeol kembali menatapnya. Obsidian kelam itu menatapnya penuh tanya, sekaligus membuatnya terjerat untuk terus menatapnya. Sial! Mata Chanyeol benar-benar menggoda!!

“T-tidak jadi. Nanti saja.” Baekhyun tergugup, sebelum menundukan kepalanya. Enggan menatap wajah Chanyeol yang bisa saja membuatnya hilang kendali.

“Baiklah, ayo pergi.” Chanyeol menarik tubuhnya menjauh. Kemudian pria itu menarik seatbelt dan memasangnya pada tubuhnya. Chanyeol menarik kopling, dan mulai menjalankan mobilnya.

Hanya butuh waktu 15 menit, untuk mereka sampai di sekolah berastitektur zaman romawi itu. Chanyeol memarkirkan mobilnya di area parkiran. Kemudian, Chanyeol turun dari mobil. Di ikuti oleh Baekhyun yang mengekorinya dari belakang.

“Chan!!” Suara lembut seorang gadis terdengar. Gadis bersurai hitam itu berlari ke arah Chanyeol yang sekarang berjalan ke arahnya bersama Baekhyun. Baekhyun dapat melihat sudut bibir Chanyeol tertarik saat gadis itu mendekat ke arahnya. Sedetik kemudian, gadis itu memeluk erat tubuh Chanyeol. Membuat Chanyeol terkekeh pelan, sambil mengacak surai hitam gadis itu.

Sementara Baekhyun hanya bisa terdiam melihat adegan picisan di depannya. Baekhyun tahu bitch itu!! Hayoung – Primadona sekolah yang baru dua hari menjadi pacar Chanyeol! Sial!! Baekhyun menatap jijik ke arah mereka, dan mendelik sebal ke arah Hayoung yang memeluk Chanyeolnya begitu erat!

“Aku merindukanmu, Chan!” Baekhyun dapat mendengar gadis itu merajuk pada Chanyeol. Sementara pemuda tampan itu hanya berdehem pelan menjawabnya. Oh- Baekhyun bersyukur Chanyeol bersikap dingin pada gadis itu.

“Err.. Yeol. Aku duluan.” Ucap Baekhyun datar. Ia tidak ingin terlihat menyedihkan di mata Chanyeol. Walaupun sebenarnya dia Ingin menangis sekarang. Dadanya sesak. Jantungnya bagai di hujam ribuan belati sekaligus yang di aliri listrik. Sehingga membuatnya mati rasa. Baekhyun tidak suka jika Chanyeol di miliki orang lain. Chanyeol itu mutlak miliknya!! Apapun yang terjadi, Baekhyun pastikan Chanyeol bertekuk lutut padanya!!

“Aku akan menunggumu di parkiran saat pulang nanti.” Suara Chanyeol terdengar di belakangnya. Baekhyun menoleh, sebelum akhirnya memutar bola matanya malas ketika retinanya masih menangkap pemandangan menjijikan di depannya.

“Hm. Terserah.” Lalu Baekhyun berlalu. Meninggalkan Chanyeol dan bitch  itu di belakangnya. Sungguh Baekhyun kesal!! Park Chanyeol, lihat saja nanti apa yang akan ku lakukan padamu.

Dan setelahnya, Baekhyun menyeringai pelan. Sebelum melanjutkan langkahnya menuju kelasnya.

.
=oOo=
.

Baekhyun membuka buku Fisika yang ada di depannya dengan kesal. Ah- Baekhyun kesal hanya karena satu hal! Chanyeol berada di kelas yang sama dengannya sekarang! Dan yang lebih sialnya lagi, bitch itu masih menempel di tubuh Chanyeol tanpa memperhatikan Han seongsaeng  yang menerangkan teori relavitas di depan.

Aku tidak tahan melihatnya! Aku ingin pulang!!

Baekhyun menutup wajahnya dengan kedua tangannya, sebelum dia mengacak surai coklatnya kesal. Ah- Baekhyun sudah tidak tahan untuk segera menangis saat melihat bitch itu mencium leher Chanyeol. Dan yang paling membuatnya kesal adalah Chanyeol hanya terkekeh pelan menanggapi godaan bitch itu.

Son of the bitch!!

Entah harus berapa kali Baekhyun mengumpat sekarang. Baekhyun tahu, Chanyeol itu seorang player, dan tolong catat Chanyeol itu bukan seorang GAY  seperti dirinya!! Entah sejak kapan Baekhyun mulai menyukai kakak barunya itu. Padahal Chanyeol memasuki kehidupannya baru tiga bulan lalu. Chanyeol adalah anak teman ayahnya yang tinggal di Amerika. Tapi kedua orang tua Chanyeol sudah meninggal. Jadi Chanyeol di adopsi oleh Ayahnya.

Baekhyun bingung dengan perasaan asing yang muncul saat dekat dengan Chanyeol. Kenapa dia bisa menyukai Chanyeol?  Entah karena apa sejak kejadian yang tidak di sengaja antara dirinya dengan Chanyeol minggu lalu, membuat Baekhyun langsung menyukainya. Baekhyun ingin merasakan lagi bibir sexy Chanyeol yang menempel di bibirnya!

“Park Baekhyun, kenapa kau menutup wajahmu seperti itu?” Suara berat Han seongsaeng  membuyarkan lamunannya. Dengan cepat, dia mendongak dan menatap Han seongsaeng datar. “Apa kau sakit?” Mendengar kesempatan yang langka itu, Baekhyun langsung mengangguk cepat. Ah- lain kali Ia akan memberikan cake pada gurunya itu sebagai rasa terimakasih.

“Kalau begitu, kau boleh ke ruang kesehatan. Apa ada yang mau mengantarnya?” Pertanyaan dari Han seongsaeng  membuat Baekhyun terdiam kaku. Sebenarnya Baekhyun ingin sendiri. Tidak ingin di temani.

“Tidak usah, saem. Aku bisa sendiri ke ru–“

“Aku akan mengantarnya, saem.”  Suara bariton milik Chanyeol membuat Baekhyun membelalak. Sedetik kemudian, Baekhyun bisa meraskan tangannya di tarik ke luar oleh Chanyeol. Chanyeol menatap Baekhyun khawatir. Bagaimana pun juga. Baekhyun adalah adiknya sekarang.

“Yeol…” Baekhyun berucap lirih, yang di balas anggukan pelan dari Chanyeol. Lalu mata melirik ke arah Hayoung yang mendelik sebal ke arahnya. Senyum penuh kemenangan terukir di wajah Baekhyun. Bisa Baekhyun pastikan bitch  itu melihatnya.

“Aku ingin pulang.”

“Aku tahu. Ayo, aku akan mengantarmu.” Tangannya semakin di tarik oleh Chanyeol. Membuat senyum Baekhyun mengembang.  Baekhyun pastikan, Chanyeol mengetahui perasaannya kali ini!

To Be Continued

Jadi gimana? Lanjut apa jangan? Kalau respon kalian positif terhadap fict ini saya akan lanjut^^

Astia Morichan

 

Advertisements

7 thoughts on “I Love You, Hyung ! ChanBaek | Yaoi| Warning| Incest!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s