Salah gak sih cowo sendiri di jadiin imajinasi kefujoshian ?

5

Yo haloo gue mau curhat laagi……

 

Aaaa gue udah gila tolong… tiingkat kefujoshian gue kkayaknya maakin paraah…

Well,, gue punyaa pacar nih.. yah… pacar gue normal tentu aja makaannya gue mau juga wkwk. Nah taapi kampretnya gue selalu jadiin dia objek fantasy yaoi gue sama sahabatnya itu. Parah gak sih menurut kalian? Padahal itu cowo gue sendiri tapi gue malah imajinasiin kayak gitu. Tolong. Apa otak gue udah konslet yah? Gue gak paham. Taaapi gue suka banget kalo liat cowo gue bareng saahabatnya itu. Lengket kek karet.. oke abaikan.

Jadi gue ini harus gimana? Parah gak sih? Gue gak ngerti kenapa kefujoshian gue malah meningkat. Munngkin kaarena gue udah lama gak dapet FS lagi kali yah. Biassanya kalo di sma kan fs tuh tiaap hari. Secara sekolah gue sarangnya para yaoi. Ah. Gue gak ngerti seerius…..

 

Nah kamprretnya juga… masa cowo gue di taksir sama yang yaoi… gue gak paham. Gue ga kuat wkwk. Well cowo gue keknya bisa nyerep yan g straight sama yaoi demen Cuma liat mukanya aja -__- ngok ah gue gak paham.

 

Jadi sebenernya gue kenapa? Salah gak sih cowo sendiri di jadiin imajinasi kefujoshian ?

Saran coba kalo ada yang baca iini post-an wkwkwk.

Advertisements

My Mate Is Alpha | SasuHina

1

Uchiha Sasuke meringik ketika bulan purnama menyakitkan seperti malam ini datang. Pewaris dari sang Alpha ini benar-benar membenci bulan purnama yang akan mengubah tubuhnya menjadi wujud serigala besar berbulu abu-abu dengan mata sehitam malam. Menggeram kesakitan di hutan yang di huni seluruh kawanannya yang mencari mate abadinya. Beberapa kawanan serigala yang ada di penglihatannya tengah melakukan mating bersama pasangan mereka. Terkecuali Uchiha Sasuke yang mempertanyakan dimana matenya berada sekarang. Padahal umurnya sudah 25 tahun. Sudah seharusnya Sasuke menemukan mate sejatinya. Sasuke tidak akan mungkin menjadi seorang Alpha sempurna jika ia tidak memiliki mate untuk menjadi pendamping hidupnya.

“Sial!” Memilih untuk segera pergi dari hutan, dari pada melihat pasangan yang tengah melakukan mating di bawah sinar rembulan. Sungguh. Sasuke membenci keadaannya sekarang.

 

My Mate is Alpha

T

All Chara Belong To Masashi Kishimoto

Romance, Fantasy

Warning !! Typo, OOC, abal, DLDR!!

Uchiha Sasuke hanyalah seorang calon Alpha dari kawanan serigala yang sudah lima tahun belum menemukan mate-nya. Tanpa sengaja, di bulan purnama saat kawanannya sedang melakukan mating. Ia bertemu dengan Hyuuga Hinata- sang vampire yang merupakan pewaris kerajaan vampire bagian Utara yang membuat serigalanya meringik dengan cepat untuk segera menandainya sebagai milik Uchiha Sasuke.

 

Uchiha Sasuke X Hyuuga Hinata

a/n: Ini hanya imajinasi ngaco saya. Well karena gak ada imajinasi lain, akhirnya saya dedikasikan untuk SHDL 2015 !! Banzai SasuHina !!^^

 

Happy Reading

EnJOY!!

 

.

oOo

.

 

Hyuuga Hinata mengeluarkan taring tajam di kedua sudut bibirnya. Taring itu mengoyak dengan cepat seekor cheetah berukuran besar sehingga cheetah itu jatuh tak berdaya karena darahnya di hisap habis tak bersisa oleh vampire bersurai indigo itu.

“Ah, ini benar-benar enak. Untung saja aku bisa kabur di bawah pengawasan Neji-nii. Memburu di malam hari memang menyenangkan.” Hinata menyeka sisa darah cheetah yang mengotori sudut bibirnya. Kemudian gadis bersurai indigo itu duduk di bawah pohon oak yang cukup rindang. Kepalanya mengadah ke atas, memandang begitu indahnya bulan purnama saat ini. Menutup amethysnya perlahan untuk menikmati sunyinya malam ini. Sebenarnya ada larangan keras untuk bangsa vampire keluar dari wilayahnya saat bulan purnama. Apalagi mendekati wilayah para werewolf. Itu adalah larangan mutlak.

 

“Grrrr..” Geraman itu terdengar dengan sangat jelas di telinga Hinata. Membuat Hinata dengan cepat mempertajam indranya, dan segera memberingsut berdiri dari duduknya. Mata amethysnya kini berubah menjadi warna semerah darah. Sudut bibirnya terangkat memperlihatkan taring tajamnya. Sial! Hinata lupa jika ini daerah kekuasaan para werewolf. Hinata sudah melewati perbatasan. Seharusnya Hinata tahu wilayah larangan ini!

 

Serigala besar berbulu abu-abu dengan tinggi hampir tiga meter terlihat dengan jelas saat cahaya bulan jatuh menyinarinya. Geraman kesakitan serigala itu semakin terdengar jelas, saat serigala itu mendekat ke arah Hinata. Aura kepemimpinan yang di keluarkan serigala itu membuat Hinata diam di tempat. Tidak dapat berkutik, walaupun ia sangat ingin kabur sekarang. Ayolah! Baru kali ini Hinata bertemu dengan seorang Alpha! Aura dari seorang Alpha memang berbeda. Menakutkan, seakan membuat dirinya terintimidasi hanya dengan tatapan tajamnya. Tidak seperti para Omega ataupun warrior yang sering di temui oleh Hinata.

 

Hinata meneguk salivanya pelan, saat sosok serigala itu berubah menjadi sosok pemuda tinggi berambut raven dengan mata onyx yang sedari tadi menatapnya seolah ia adalah santapan yang empuk.

“Bangsa Vampire tidak seharusnya datang ke wilayah para Uchiha.” Serigala itu- Sasuke menahan geramannya saat menatap Hinata yang terlihat ketakutan. Serigala dalam tubuhnya meringik ingin kembali berubah wujud saat merasakan aura dari Hinata. Aura yang sangat ia rindukan. Sial! Hinata -sang vampire yang baru saja di temuinya adalah mate yang sudah ia cari selama lima tahun terakhir dalam hidupnya. Entah Sasuke harus bersyukur atau tidak saat bertemu mate-nya yang merupakan bangsa vampire.

 

“M-maafkan aku. A-aku akan segera pergi dari sini.” Hinata menunduk pelan, sebelum siap membalikan tubuhnya. Tapi sialnya, tubuhnya tidak ingin bergerak menjauh dari werewolf ini. Seolah ada sesuatu yang menahannya untuk tetap diam di tempat. Ada perasaan rindu yang sangat mendalam saat melihat Sasuke. Werewolf yang baru di temuinya ini seolah menjerat dirinya bagaikan magnet.

 

“Siapa namamu?”

 

“Hyuuga H-hinata.”

Hinata bisa merasakan Sasuke mendekat ke arahnya. Aroma mint bercampur pohon kayu yang menguar dari tubuh Sasuke benar-benar menggodanya untuk segera menerkam werewolf di hadapannya ini. Tapi sayangnya, Hinata tidak punya kekuatan yang cukup besar untuk melawan seorang Alpha dari Uchiha. Itu namanya cari mati! Dan Hinata tentu saja masih ingin hidup sebagai pewaris vampire dari Hyuuga.

 

Tangan Sasuke terulur menyentuh dagu Hinata, sehingga Hinata mengadah menatap onyx sehitam malam yang langsung menjerat dirinya masuk. Mata yang awalnya memerah kembali menjadi warna keunguan hanya karena menatap Sasuke. Tidak biasanya Hinata tunduk dalam sekejap seperti ini. Walaupun lawannya kuat, Hinata tidak akan mudah untuk menghilangkan taringnya. Berbeda dengan keadaan sekarang saat dirinya bersama dengan Sasuke. Hinata tertunduk dalam sekejap.

 

“Mate. Kau mate-ku, Hinata.” Bisikan yang disertai geraman lirih itu terdengar di telinga Hinata. Apa Hinata tidak salah dengar? Werewolf yang baru di temuinya mengatakan bahwa dirinya adalah mate dari werewolf. Ini gila! Sudah jelas tidak mungkin jika mate bangsa vampire adalah werewolf. Demi sang Dewa Hades yang menguasai semuanya ini benar-benar tidak masuk akal!

 

“Kau bisa merasakannya, Hinata. Kau mate-ku. Milikku.” Dan dalam sekejap, tubuh Hinata sudah di dekap erat oleh Sasuke. Tubuhnya menegang dengan cepat hanya karena pelukan itu. Hinata tidak yakin, kenapa dirinya membalas pelukan dari Sasuke sama eratnya. Seolah mereka sudah terpisah sejak lama dan baru saja di pertemukan kembali. Sasuke bagaikan bagian dari jiwanya yang menghilang.

 

“Aku Uchiha Sasuke. Ingat namaku baik-baik, Hinata.” Hinata hanya bisa mengangguk pelan dalam pelukan Sasuke.

 

“M-mate? A-aku sama sekali tidak mengerti.” Hinata berbisik lirih, sebelum mendorong tubuh Sasuke sehingga pelukan mereka terlepas beberapa senti. Hinata bisa mendengar Sasuke menggeram perlahan akibat sentuhan ringan itu terlepas.

 

“Aku adalah mate-mu Hinata. Aku yakin kau bisa merasakannya.” Hinata menunduk pelan. Kepalanya di paksa berpikir dengan keras kenapa bangsa werewolf harus menjadi mate dari bangsa vampire. Hinata butuh penjelasan yang jelas. Bukan penjelasan sederhana seperti itu.

 

“Kau werewolf, dan a-aku vampire. I-ini tidak masuk akal.” Sasuke kembali mendekat ke arahnya arahnya. Tangannya mendorong pelan tubuh Hinata sehingga punggung vampire itu menyentuh kembali pohon besar di belakangnya. Lengan Sasuke terulur memenjarakan tubuh mungil Hinata di dalam kungkungannya.

 

“Aku tahu. Tapi kau benar-benar mate-ku Hinata.” Sasuke kembali menggeram menahan serigalanya yang sudah tidak tahan untuk memberikan tanda pada mate-nya. Sasuke mendekatkan wajahnya ke arah Hinata. Entah kenapa Hinata tidak bisa menolak saat Sasuke mendekat ke arah lehernya dan mengecupnya perlahan. Sentuhan di lehernya membuat tubuhnya memanas dengan cepat. Seolah ada jarum tak kasat mata yang menusuk lehernya. Sakit itu hanya sesaat sebelum digantikan dengan perasaan hangat yang menjalar ke seluruh tubuhnya saat Sasuke menghisap pelan lehernya dan membuat tanda yang sangat kontras di leher jenjang Hinata. Sebuah tanda berbentuk spiral dengan gambar bintang yang mengelilingi setiap lengkungan spiral itu. Warna sebiru langitlah yang menghiasi tanda itu. Sehingga nampak indah bagaikan pahatan yang sudah di berikan para Dewa- sang sumber.

 

“Itu adalah tanda bahwa kau milikku, Hyuuga Hinata.” Dan setelahnya tubuh Hinata ambruk dengan cepat akibat tanda yang di berikan Sasuke padanya. Walaupun itu hanyalah sebuah penanda kecil, bahwa dirinya adalah milik Sasuke. Yang jelas Sasuke sudah sangat bahagia karena menemukan mate yang sudah lama sekali ia cari. Sasuke hanya memerlukan waktu agar Hinata bisa menjadi mate-nya seutuhnya.

 

Fin ^^

Wkwk sumpah ini apaan banget. Udah pendek kaya gini pula. Well, ini Cuma 1k+ sih aku buat. Untuk ngeramein SHDL 2015 aja. Hehehe.

Mind To Review?

Astia Morichan ^^